Kota Bekasi, sidikbangsa.com — Kondisi turap kali di kawasan Jalan Pondok Timur Indah (PTI), Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, menjadi sorotan warga. Pasalnya, turap saluran air tersebut diketahui sudah bertahun-tahun ambruk namun hingga kini belum juga mendapatkan perbaikan dari pihak terkait.
Warga sekitar mengaku khawatir kondisi tersebut dapat membahayakan lingkungan permukiman, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi. Ambruknya turap dikhawatirkan memicu luapan air ke jalan raya maupun rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
Selain mengancam keselamatan warga, kondisi turap yang rusak juga dinilai mencerminkan lemahnya penanganan infrastruktur pengendalian air di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, masyarakat menduga pembangunan turap sebelumnya dikerjakan tidak maksimal dan tidak memenuhi spesifikasi teknis yang seharusnya diterapkan dalam pekerjaan konstruksi penahan saluran air.
Akibatnya, konstruksi turap disebut tidak memiliki kekuatan yang memadai sehingga mudah mengalami kerusakan dan ambruk dalam waktu relatif singkat.
“Padahal sudah bertahun-tahun ambruknya, namun belum juga diperbaiki,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga mengaku heran lantaran hingga kini pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi belum melakukan langkah konkret untuk memperbaiki turap maupun saluran yang rusak tersebut.
Turap yang ambruk itu berada tepat di depan kantor PT Bona Jati Mutiara. Berdasarkan pantauan di lokasi, kantor tersebut tampak tertutup rapat dan tidak terlihat aktivitas seperti biasanya.
Warga menyebut, sebelumnya lokasi tersebut kerap dipenuhi kendaraan yang parkir, namun belakangan aktivitas di kantor itu terlihat sepi dan terus tertutup.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak DBMSDA Kota Bekasi terkait ambruknya turap tersebut belum membuahkan hasil. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Iman, disebut tidak merespons saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler maupun pesan WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DBMSDA Kota Bekasi terkait penyebab ambruknya turap maupun rencana tindak lanjut perbaikannya. (Pas/Red)









