Beranda / Daerah / Seleksi Rekomendasi Pucuk Pimpinan HKI Berlangsung Ketat, Hanya 14 Peserta Akan Lolos

Seleksi Rekomendasi Pucuk Pimpinan HKI Berlangsung Ketat, Hanya 14 Peserta Akan Lolos

Pematang Siantar, sidikbangsa.com – Pelaksanaan ujian seleksi penerimaan surat rekomendasi Pucuk Pimpinan Huria Kristen Indonesia (HKI) berlangsung tertib, khidmat, dan penuh kesungguhan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses pembinaan calon pelayan gereja yang dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan teologi dan pengabdian pelayanan di lingkungan HKI.

Sebanyak 60 peserta dari berbagai daerah pelayanan HKI, mulai dari Daerah I hingga Daerah XV, mengikuti proses seleksi tersebut. Para peserta terdiri dari mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) yang tengah menempuh pendidikan namun belum memiliki surat rekomendasi resmi, serta lulusan baru SMA/sederajat yang merasa terpanggil untuk melanjutkan pendidikan teologi dan pelayanan gerejawi.

Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah pembuka yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.30 WIB. Ibadah dipimpin oleh liturgis Salome br. Nainggolan, S.Th., MM, sementara pemberitaan Firman Tuhan disampaikan oleh Dormen Pasaribu, M.Th. melalui khotbah yang diambil dari Mazmur 37:5.

Dalam khotbahnya, Pdt. Dormen Pasaribu menekankan pentingnya menyerahkan seluruh hidup, masa depan, dan pelayanan sepenuhnya kepada Tuhan. Pesan tersebut menjadi penguatan rohani bagi seluruh peserta yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia pelayanan gereja.

Doa syafaat dipimpin oleh Harianto Harianja, SH., M.Min., sebagai bentuk penyerahan seluruh proses seleksi kepada penyertaan dan kehendak Tuhan agar seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan calon pelayan yang berkualitas.

Usai ibadah, kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal HKI, Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa proses seleksi ini bukan hanya sekadar pengujian akademik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk integritas, spiritualitas, karakter, serta kesiapan pelayanan para peserta.

“HKI membutuhkan pelayan-pelayan yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang takut akan Tuhan, disiplin, dan siap melayani jemaat dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya dalam sambutan pembukaan.

Memasuki tahapan inti, para peserta mengikuti ujian tertulis PIA/PIT dengan durasi pengerjaan selama 45 menit. Setelah itu, proses seleksi dilanjutkan dengan sejumlah tahapan ujian lainnya yang dirancang secara menyeluruh guna mengukur kemampuan intelektual, wawasan teologi, karakter pribadi, mentalitas pelayanan, hingga kesiapan peserta menghadapi tantangan pelayanan di tengah gereja dan masyarakat.

Panitia pelaksana menegaskan bahwa seluruh tahapan dilakukan secara objektif, disiplin, dan profesional demi menjaga kualitas calon penerima rekomendasi Pucuk Pimpinan HKI.

Dari total 60 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 14 orang yang nantinya akan menerima surat rekomendasi resmi dari Pucuk Pimpinan HKI. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan mengedepankan kualitas, bukan sekadar kuantitas.

Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib, terstruktur, dan penuh disiplin. Suasana keseriusan tampak dari antusiasme peserta yang mengikuti setiap tahapan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.

Melalui proses ini, HKI berharap dapat melahirkan generasi pelayan gereja yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki spiritualitas yang matang, integritas yang kuat, moralitas yang baik, serta komitmen pelayanan yang teguh dalam melayani Tuhan dan jemaat.

Kegiatan seleksi ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan di lingkungan HKI, sekaligus memastikan bahwa setiap calon pelayan yang direkomendasikan benar-benar siap untuk diutus dan melayani di ladang pelayanan Tuhan di berbagai daerah. (Sof/Pas)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *