Home / Nasional / Indonesia-Swiss Perkuat Kemitraan Digital, Komdigi Bidik Kolaborasi Inovasi dan Transformasi Teknologi

Indonesia-Swiss Perkuat Kemitraan Digital, Komdigi Bidik Kolaborasi Inovasi dan Transformasi Teknologi

Jakarta, sidikbangsa.com – Pemerintah Indonesia terus mempercepat penguatan ekosistem digital nasional melalui perluasan kemitraan strategis dengan berbagai negara sahabat. Salah satu langkah terbaru diwujudkan melalui komitmen mempererat kerja sama di bidang transformasi digital dan inovasi teknologi bersama Pemerintah Swiss.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat menghadiri perayaan Swiss National Day 2026 di Jakarta. Menurutnya, sektor digital menjadi salah satu pilar utama yang dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Swiss yang telah terjalin selama 75 tahun.

Meutya menegaskan Indonesia membuka ruang seluas-luasnya bagi pengembangan berbagai bentuk kolaborasi inovatif di sektor teknologi digital. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk mendorong percepatan transformasi digital nasional sekaligus memperluas cakupan hubungan strategis kedua negara di masa depan.

“Kami sangat terbuka untuk mengeksplorasi berbagai peluang inovasi di sektor digital guna memperluas cakrawala kerja sama bilateral. Saya sepenuhnya yakin sinergi antara Indonesia dan Swiss akan semakin kuat,” ujar Meutya, Jumat (31/7/2026).

Menurut Meutya, perjalanan hubungan diplomatik Indonesia dan Swiss yang kini memasuki usia ke-75 tahun mencerminkan kemitraan yang dibangun di atas fondasi kepercayaan, saling menghormati, serta komitmen bersama untuk menciptakan manfaat bagi kedua negara.

Selama lebih dari tujuh dekade, hubungan bilateral Indonesia-Swiss telah berkembang mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan, perdagangan, investasi, kerja sama hukum, pendidikan, hingga transformasi digital yang kini menjadi salah satu agenda prioritas kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut, Meutya juga menyoroti posisi penting Swiss dalam peta diplomasi digital global. Negara Eropa itu dinilai memiliki peran sentral karena menjadi tuan rumah berbagai forum internasional yang berpengaruh terhadap perkembangan teknologi, telekomunikasi, dan tata kelola informasi dunia.

“Swiss memiliki tempat yang sangat istimewa dalam tugas resmi saya. Dari Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) di Davos, platform International Telecommunication Union (ITU), hingga World Summit on the Information Society (WSIS), seluruh agenda tersebut menunjukkan betapa strategisnya posisi Swiss dalam diplomasi digital Indonesia di tingkat global,” jelasnya.

Menurut Meutya, keberadaan berbagai forum internasional tersebut membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas jejaring kerja sama, memperkuat diplomasi digital, serta mendorong transfer pengetahuan dan inovasi teknologi yang dapat mendukung percepatan transformasi digital nasional.

Selain hubungan antarpemerintah melalui mekanisme dialog politik rutin dan Komite Ekonomi serta Perdagangan Bersama, Menkomdigi menilai hubungan antarmasyarakat kedua negara juga menjadi modal penting yang selama ini menjaga keberlanjutan kemitraan Indonesia-Swiss.

Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi global, Pemerintah Indonesia berharap kerja sama dengan Swiss tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga mampu menghasilkan berbagai inisiatif konkret di bidang inovasi digital, pengembangan talenta teknologi, tata kelola digital, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (Red)

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *