Beranda / Daerah / Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi PENA ’98 Jaga Memori Perjuangan Reformasi

Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi PENA ’98 Jaga Memori Perjuangan Reformasi

Kota Bekasi, sidikbangsa.com – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menghadiri kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Film Dokumenter Gerakan Mahasiswa 1998 yang digelar di Gedung Bekasi Creative Center (BCC), Lapangan Margahayu, Kota Bekasi, Kamis (21/5/2026) siang. Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan reformasi sekaligus pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi di tengah dinamika bangsa saat ini.

Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB itu diinisiasi dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA ’98), Tumpak Sidabutar. Sejumlah aktivis, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta kalangan pemuda Kota Bekasi tampak antusias mengikuti pemutaran film dokumenter yang mengulas perjalanan perjuangan reformasi 1998.

Dalam sambutannya, Sardi Efendi memberikan apresiasi terhadap konsistensi PENA ’98 dalam menjaga ingatan kolektif bangsa melalui media dokumenter sejarah. Menurutnya, tanggal 21 Mei merupakan tonggak penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia yang tidak boleh dilupakan generasi muda.

“Hari ini, 21 Mei 2026, tepat 28 tahun runtuhnya rezim Orde Baru dan lahirnya era Reformasi yang dipelopori gerakan mahasiswa. Demokrasi yang kita nikmati saat ini, mulai dari kebebasan pers, otonomi daerah, hingga pembatasan masa jabatan presiden, merupakan hasil perjuangan panjang para aktivis 98,” ujar Sardi Efendi dalam orasinya.

Ia menilai pemutaran film dokumenter tersebut bukan sekadar agenda nostalgia sejarah, tetapi juga menjadi ruang edukasi politik bagi generasi muda agar memahami proses panjang lahirnya reformasi di Indonesia.

Menurutnya, semangat perjuangan mahasiswa 1998 harus terus diwariskan kepada generasi muda sebagai kekuatan moral dalam mengawal pembangunan dan menjaga demokrasi agar tetap berjalan di jalur kepentingan rakyat.

“Melalui film dokumenter yang dipimpin Bung Tumpak Sidabutar dan rekan-rekan PENA ’98 ini, kita diingatkan kembali bahwa perubahan besar bangsa lahir dari idealisme mahasiswa. Kami berharap semangat, keberanian, dan konsistensi Gerakan 98 terus hidup di dalam jiwa para pemuda dan mahasiswa Kota Bekasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PENA ’98, Tumpak Sidabutar, menyampaikan bahwa dokumentasi sejarah reformasi perlu terus disampaikan kepada generasi muda agar mereka tidak tercerabut dari akar perjuangan demokrasi bangsa.

Kegiatan nobar kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara aktivis PENA ’98, Ketua DPRD Kota Bekasi, dan para mahasiswa. Diskusi tersebut membahas relevansi gerakan moral mahasiswa dalam menghadapi tantangan kebangsaan saat ini, mulai dari penguatan demokrasi, pengawasan terhadap kekuasaan, hingga peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai reformasi.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para mahasiswa yang hadir turut menyampaikan pandangan serta pertanyaan kritis terkait perjalanan reformasi dan kondisi demokrasi Indonesia di era modern.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai perjuangan reformasi 1998 tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus aktif, kritis, dan peduli terhadap masa depan bangsa. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *