Parigi Moutong, sidikbangsa.com — Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 mengguncang wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (15/8/2026) malam. Guncangan terjadi sekitar pukul 23.25 WITA dan turut dirasakan warga di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episentrum gempa berada pada koordinat 0,25 derajat Lintang Utara (LU) dan 120,22 derajat Bujur Timur (BT). Lokasi tersebut berjarak sekitar 74 kilometer barat daya Kabupaten Parigi Moutong.
Gempa tercatat memiliki kedalaman 44 kilometer. Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
“Gempa bumi magnitudo 6,2 pukul 23.25 WITA,” kata BMKG dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).
Getaran gempa juga dirasakan hingga Kota Palu yang berjarak cukup jauh dari pusat gempa. Sejumlah warga mengaku sempat merasakan guncangan ketika gempa terjadi.
Rangga, salah seorang warga Kota Palu, mengatakan getaran gempa terasa cukup kuat.
“Ya, getarannya cukup terasa di Kota Palu,” ujarnya.
Hingga laporan ini disusun, belum terdapat informasi terverifikasi mengenai adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Parameter gempa yang disampaikan BMKG pada tahap awal juga masih dapat diperbarui berdasarkan hasil analisis lebih lanjut.
Warga di wilayah yang merasakan guncangan diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi bangunan di sekitar dan mengikuti informasi resmi BMKG maupun pemerintah daerah terkait perkembangan aktivitas gempa.
Gempa M6,2 di Parigi Moutong ini menambah rangkaian aktivitas kegempaan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Karena itu, kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan, terutama terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. (Red)










