Home / Budaya / Born Star Indonesia–Korea Bangkit Pascapandemi, Hadirkan Idol K-Pop untuk Latih Talenta Muda Tanah Air

Born Star Indonesia–Korea Bangkit Pascapandemi, Hadirkan Idol K-Pop untuk Latih Talenta Muda Tanah Air

Jakarta, sidikbangsa.com – Setelah vakum selama empat tahun akibat pandemi COVID-19, Born Star Indonesia–Korea kembali menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pengembangan bakat generasi muda dengan menghadirkan program yang memadukan hiburan, edukasi, dan pembinaan langsung dari pelaku industri hiburan Korea Selatan.

Kebangkitan lembaga pengembangan talenta tersebut ditandai dengan kehadiran dua artis K-Pop asal Korea Selatan, Gunwoo dan Henny, yang tidak hanya tampil menghibur, tetapi juga memberikan pelatihan dan berbagi pengalaman kepada para siswa melalui program coaching clinic.

Pendiri sekaligus CEO Born Star Indonesia–Korea, Sabrina Irene, mengungkapkan bahwa lembaga yang dirintis sejak 2019 itu sempat menghentikan seluruh aktivitasnya karena dampak pandemi. Namun, sejak 2024, Born Star Indonesia–Korea kembali aktif dengan visi yang lebih besar untuk mencetak talenta muda Indonesia berstandar internasional.

“Selama empat tahun kami harus berhenti karena pandemi. Setelah kembali bangkit, kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang nyata bagi para siswa,” ujar Sabrina dalam konferensi pers di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (2/8/2026) malam.

Menurut Sabrina, menghadirkan Gunwoo dan Henny ke Indonesia bukan perkara mudah. Proses persiapan memakan waktu hampir satu tahun karena harus menyesuaikan berbagai aspek, mulai dari administrasi perjalanan hingga jadwal padat kedua artis yang baru menyelesaikan tur di Eropa Timur.

“Banyak tantangan yang harus kami lalui, tetapi berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Rood Entertainment Korea, program ini akhirnya dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Lebih dari sekadar pertunjukan musik, Sabrina menegaskan bahwa tujuan utama program tersebut adalah memberikan kesempatan kepada para murid untuk belajar langsung dari para profesional yang telah merasakan kerasnya persaingan industri hiburan Korea Selatan.

Pengalamannya saat berkunjung ke Korea dan bertemu sejumlah agensi hiburan membuatnya memahami bahwa kesuksesan seorang idol tidak lahir secara instan. Dibutuhkan disiplin tinggi, latihan intensif, kemampuan vokal dan tari yang mumpuni, serta mental yang kuat untuk mampu bertahan di industri yang sangat kompetitif.

“Saya melihat sendiri bagaimana mereka dibentuk melalui proses latihan yang panjang dan konsisten sejak usia muda. Itu yang ingin kami tanamkan kepada para siswa di Indonesia,” ungkapnya.

Semangat pembinaan tersebut terlihat dalam coaching clinic yang digelar sehari sebelumnya. Gunwoo dan Henny memberikan berbagai masukan mengenai teknik vokal, koreografi, ekspresi panggung, hingga etos kerja yang harus dimiliki seorang entertainer profesional.

Puncak acara berlangsung meriah saat kedua artis Korea Selatan tersebut tampil di hadapan para siswa dan tamu undangan. Acara diawali dengan tarian Betawi sebagai simbol penghormatan terhadap budaya Indonesia, sebelum dilanjutkan penampilan para murid Born Star Indonesia yang menunjukkan kemampuan bernyanyi dan menari hasil pembinaan mereka.

Henny sukses memukau penonton lewat penampilan enerjik, vokal yang stabil, serta interaksi hangat dengan para peserta. Sementara Gunwoo tampil penuh karisma dengan kemampuan vokal kuat dan penguasaan panggung yang memikat.

Suasana mencapai puncaknya ketika Gunwoo dan Henny berduet di atas panggung, kemudian mengajak para siswa Born Star Indonesia tampil bersama untuk mempraktikkan materi yang telah dipelajari selama sesi pelatihan. Momen tersebut menjadi pengalaman langka dan berharga bagi para peserta karena dapat berinteraksi sekaligus tampil langsung bersama idol K-Pop asal Korea Selatan.

Kemeriahan semakin terasa saat Sabrina Irene turut naik ke atas panggung dan mendapat apresiasi meriah dari seluruh tamu undangan atas dedikasinya membangun kembali Born Star Indonesia–Korea pascapandemi.

Dengan konsep yang menggabungkan pertunjukan dan pembinaan langsung, Born Star Indonesia–Korea berupaya menghadirkan ekosistem pengembangan bakat yang lebih komprehensif. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi lahirnya talenta-talenta muda Indonesia yang mampu bersaing di industri hiburan global.

Kehadiran Gunwoo dan Henny menjadi bukti bahwa kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga membuka peluang pembelajaran, transfer pengalaman, serta inspirasi bagi generasi muda untuk menggapai panggung internasional. (Red)

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *