Jakarta, sidikbangsa.com – Keluarga Besar Pomparan Oppu Palangki Gading Simanullang dohot Boruna resmi menggelar Peresmian Punguan sekaligus Pelantikan Pengurus periode 2026-2031 di Gedung Unedo, Jakarta Timur, Minggu (2/8/2026). Acara yang berlangsung khidmat dan meriah tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, mengenang jasa leluhur, serta merumuskan langkah bersama demi kemajuan keluarga besar di masa depan.
Kegiatan diawali dengan ibadah dan kebaktian yang dipimpin Pendeta Jefri Simanullang bersama para penatua gereja. Ibadah mengusung tema “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga” (Matius 5:16), dengan subtema semangat kekeluargaan melalui prinsip Manat Mardongan Tubu, Elek Marboru, dan Somba Marhula-hula.
Ketua Panitia, Houtman Simanullang, mengatakan persiapan acara telah dilakukan selama berbulan-bulan melalui koordinasi intensif panitia yang dibentuk berdasarkan musyawarah keluarga besar. Persiapan mencakup penyelenggaraan ibadah, pelantikan pengurus, hingga pengaturan kehadiran ratusan anggota keluarga dari berbagai wilayah Jabodetabek.
“Acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi ungkapan syukur kepada Tuhan atas berkat dan perlindungan yang diberikan kepada seluruh keluarga besar. Sekaligus menjadi momen untuk mengenang jasa Oppu Palangki Gading Simanullang yang mewariskan nilai persatuan, kejujuran, saling mendukung, dan penghormatan kepada sesama,” ujar Houtman.
Rangkaian acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan ibadah syukur yang diisi pembacaan sejarah keluarga, doa bagi leluhur, keluarga di kampung halaman maupun perantauan, serta doa untuk kelancaran pelantikan pengurus baru.
Acara turut dihadiri ratusan pomparan Oppu Palangki Gading Simanullang dari berbagai garis keturunan, antara lain Pomparan Oppu Guru Sumuang, A. Pioan, Oppu Pamantas, Oppu Benggas, Oppu Gumantar, Oppu Raja Enggan, dan Oppu Gulambak. Hadir pula Pomparan Sahang Naualu, yakni Oppu Siporaitok Herdianto Simanullang, Oppu Mangkuling Munandar Simanullang, serta Oppu Guru Tinandangan Jesrin Simanullang beserta keluarga lainnya yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Puncak acara ditandai dengan pelantikan pengurus periode 2026-2031 yang sebelumnya telah dipilih melalui musyawarah mufakat keluarga besar. Susunan pengurus yang dilantik terdiri dari Penasehat St. Asbet Simanullang boru Siregar, Drs. Dasman Simanullang boru Hutagalung, dan Sairun Simanullang boru Aritonang. Sementara Ketua Umum dijabat Houtman Simanullang boru Tinambunan, Sekretaris Umum Marudut Simanullang boru Simamora, Bendahara I Marojahan Simanullang boru Nainggolan, serta Bendahara II Desron Sitorus Pane boru Simanullang, didukung sejumlah bidang organisasi, sosial kemasyarakatan, adat budaya, pemuda dan pendidikan, hubungan antar lembaga, serta kerohanian.
Prosesi pelantikan berlangsung sesuai tata tertib organisasi, diawali pembacaan keputusan musyawarah, pengucapan janji pengurus, penandatanganan berita acara, hingga penyerahan surat keputusan sebagai simbol amanah kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum terpilih Houtman Simanullang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan keluarga besar. Menurutnya, kepengurusan baru akan memprioritaskan empat program utama, yakni mempererat silaturahmi antarwilayah, meningkatkan perhatian terhadap pendidikan generasi muda, memperkuat kegiatan sosial bagi anggota keluarga yang membutuhkan, serta melestarikan nilai adat dan budaya warisan leluhur.
“Amanah ini tidak ringan, tetapi akan mampu dijalankan dengan baik apabila seluruh keluarga berjalan bersama. Pengurus hanyalah pelayan keluarga besar. Keberhasilan organisasi adalah hasil kerja sama seluruh pomparan,” tegasnya.
Perwakilan Sahang Naualu, Herdianto Simanullang, menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai acara ini menjadi sarana mempererat kembali hubungan kekeluargaan lintas generasi yang selama ini terpisah oleh jarak dan kesibukan. Menurutnya, persatuan seluruh keturunan Simanullang merupakan fondasi penting dalam menjaga eksistensi dan kekuatan organisasi keluarga.
Selain prosesi peresmian dan pelantikan, acara juga diisi sesi perkenalan antar generasi, penampilan marompu ompu, pagelaran seni budaya Batak, serta makan bersama yang berlangsung penuh keakraban. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan menyanyikan lagu “Oh Tano Batak” sebagai simbol kecintaan terhadap tanah leluhur serta harapan agar persaudaraan keluarga besar Oppu Palangki Gading Simanullang semakin kokoh di masa mendatang. (Sof/Pas)








