Kota Bekasi, sidikbangsa.com – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, berlangsung meriah. Kehadiran Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe turut menambah semarak kegiatan yang diisi dengan senam bersama, berbagai perlombaan, hingga panggung hiburan rakyat.
Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan tampak antusias memadati lokasi kegiatan. Ibu-ibu, pemuda, hingga masyarakat umum berbaur mengikuti rangkaian acara tanpa sekat usia. Semangat kebersamaan dan kegembiraan warga terlihat sepanjang kegiatan yang digelar dalam suasana penuh keakraban.
Tidak hanya hadir memberikan dukungan, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe juga ikut menghibur masyarakat. Dengan suara emasnya, Harris Bobihoe kembali tampil bernyanyi di atas panggung dan mendapat sambutan meriah dari warga, khususnya para ibu-ibu yang ikut larut dalam suasana hiburan.
Penampilan tersebut sontak membuat suasana semakin hidup. Warga pun terlihat menikmati alunan musik sambil bersuka cita merayakan momentum kemerdekaan.
Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah menggelar kegiatan secara semarak sekaligus mampu menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme warga yang hadir. Menurutnya, kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, gotong royong, serta tali silaturahmi antarwarga.
“Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kemajuan wilayah membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat,” ujar Harris Bobihoe dalam sambutannya.
Ia berharap masyarakat Bojong Menteng dapat terus menjaga kekompakan dan bersama-sama mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Bekasi.
Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan partisipasi masyarakat, mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan, hingga kota. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat harus terus diperkuat.
Harris juga menegaskan bahwa kemeriahan perayaan HUT ke-81 RI merupakan bentuk sukacita sekaligus rasa syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa. Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti pada perlombaan dan hiburan, tetapi mampu menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kepedulian sosial.
“Yang paling penting dari kegiatan seperti ini adalah bagaimana kita mempererat persaudaraan. Kita boleh berbeda, tetapi semangat membangun daerah harus tetap sama,” katanya.
Dorong Pemuda Jadi Motor Perubahan
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bekasi juga memberikan perhatian khusus terhadap peran generasi muda. Ia mendorong para pemuda agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi tampil sebagai motor penggerak berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
Menurut Harris, kreativitas generasi muda sangat dibutuhkan untuk menciptakan berbagai kegiatan yang produktif, inovatif, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Ia menilai organisasi kepemudaan juga memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi penerus. Melalui organisasi, para pemuda dapat belajar memahami persoalan masyarakat, membangun kepemimpinan, sekaligus mengasah keberanian menyampaikan gagasan dan kritik konstruktif.
“Organisasi pemuda sangat penting. Dari sana dapat lahir generasi yang memahami keadaan, mampu berpikir kritis, serta berani menghadirkan perubahan untuk menciptakan peradaban yang lebih baik,” ungkapnya.
Harris berharap para pemuda di Kota Bekasi terus mengambil peran dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan, baik di tingkat RT/RW, kelurahan maupun dalam lingkup yang lebih luas.
Ia juga berharap generasi muda kelak mampu tampil sebagai pemimpin yang tangguh, memiliki integritas, berkepribadian baik, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Perayaan HUT ke-81 RI di Bojong Menteng akhirnya bukan hanya menjadi panggung hiburan bagi warga. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, sekaligus mengingatkan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan daerah.
Semangat itu pula yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Bekasi, sejalan dengan upaya pemerintah membangun kota melalui kolaborasi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. (Red)










