Home / Daerah / Pengamat Nilai Kualitas Proyek DBMSDA Bekasi, CV Arrahji Disebut Bisa Jadi Acuan Kontraktor Lain

Pengamat Nilai Kualitas Proyek DBMSDA Bekasi, CV Arrahji Disebut Bisa Jadi Acuan Kontraktor Lain

Bekasi, sidikbangsa.com – Sejumlah pekerjaan infrastruktur yang saat ini tengah digencarkan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk para pemerhati konstruksi dan aktivis sosial.

Salah satunya disampaikan oleh Effendi Sinaga, pemerhati sosial sekaligus jurnalis yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya yang menyoroti sektor konstruksi. Dalam perbincangan dengan awak media, Effendi memberikan pandangannya terkait kualitas sejumlah proyek jalan, saluran, dan turap yang sedang dikerjakan di beberapa wilayah Kota Bekasi.

Sambil menunjukkan sejumlah dokumentasi pekerjaan di lapangan, Effendi menilai bahwa dari sekian banyak proyek yang sedang berjalan, terdapat beberapa pekerjaan yang dinilai cukup menonjol dari sisi kualitas pelaksanaan.

“Dari sekian banyak pekerjaan jalan dan saluran yang sedang digelar DBMSDA, ada beberapa yang menjadi perhatian saya. Khususnya proyek-proyek yang dikerjakan oleh CV Arrahji Bussiness. Perusahaan ini menurut saya sudah bisa menjadi acuan atau tolak ukur bagi perusahaan lain agar selalu bekerja serius dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Effendi menjelaskan, beberapa proyek yang dikerjakan perusahaan tersebut terlihat menunjukkan keseriusan dalam mengikuti standar teknis pekerjaan konstruksi.

Ia mencontohkan sejumlah proyek seperti pembangunan turap di wilayah Rawa Lumbu, pekerjaan jalan dan saluran di kawasan Swatantra, hingga pembangunan turap di DAS Rawalumbu.

“Kalau kita lihat pekerjaan turap di Rawa Lumbu, lalu jalan dan saluran di Swatantra, kemudian turap di DAS Rawalumbu, CV Arrahji menunjukkan keseriusannya. Semua dikerjakan sesuai dengan juknis pekerjaan konstruksi,” lanjutnya.

Diketahui, salah satu proyek yang tengah dikerjakan perusahaan tersebut adalah Pembangunan Turap DAS Rawalumbu yang dipercayakan oleh DBMSDA Kota Bekasi dengan nilai kontrak mencapai Rp4.482.316.881,46.

Menanggapi berbagai pemberitaan yang sempat menyoroti proyek-proyek yang dikerjakan perusahaan tersebut, Effendi mengingatkan agar penilaian terhadap kualitas pekerjaan tidak dilakukan secara parsial.

“Kita jangan melihat secara parsial, harus secara keseluruhan. Menurut saya, jika dibandingkan dengan kualitas pekerjaan yang dilaksanakan oleh pelaksana lainnya, Arrahji jauh lebih baik,” kata Effendi.

Ia menekankan bahwa dalam pekerjaan konstruksi, bagian pondasi merupakan faktor paling krusial yang menentukan kekuatan dan ketahanan bangunan.

Effendi juga menyinggung masih adanya sejumlah pekerjaan konstruksi di lapangan, khususnya proyek saluran, yang dinilainya kurang memperhatikan aspek pemadatan tanah maupun lantai kerja. Namun ia tidak secara spesifik menyebutkan pihak pelaksana proyek tersebut.

“Dari observasi saya, setiap pekerjaan Arrahji selalu melakukan pemadatan tanah pondasi dan menggunakan lantai kerja. Bahkan yang saya apresiasi, lantai kerja untuk saluran dilakukan pengecoran dengan semen tipis. Ini sangat penting karena saat pemasangan u-ditch bisa lebih presisi dan simetris,” jelasnya.

Selain itu, dalam pekerjaan pemasangan turap, Effendi juga menilai perusahaan tersebut memperhatikan sejumlah kaidah teknis penting, seperti pemasangan kaki dan sloop sebagai landasan tiang maupun batu turap.

“Ini yang paling menentukan kekuatan dinding turap. Dalam setiap pekerjaan turap yang saya lihat, Arrahji tidak pernah melewatkan tahapan ini. Saya akui pelaksananya sudah sangat berpengalaman dan bekerja secara profesional,” tutup Effendi.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Marudut Tampubolon, seorang aktivis dari LSM IMW. Ia menilai bahwa meskipun beberapa proyek yang dikerjakan CV Arrahji sempat diterpa pemberitaan miring, namun secara keseluruhan kualitas pekerjaan di lapangan dinilainya cukup baik.

“Saya pernah mengatakan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan Arrahji seharusnya bisa menjadi acuan bagi pelaksana lainnya. Itu saya sampaikan karena memang secara teknis kerja dan kualitas pekerjaan, apa yang dilakukan Arrahji sudah jauh melampaui pelaksana lain yang juga mendapat pekerjaan dari DBMSDA Kota Bekasi,” tegas Marudut.

Ia berharap seluruh kontraktor yang mengerjakan proyek infrastruktur di Kota Bekasi dapat meningkatkan kualitas pekerjaan sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang. (Sof/Pas)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *