Bandung, sidikbangsa.com – Kasus kekerasan brutal terhadap perempuan kembali mengguncang Jawa Barat. Peristiwa yang menyita perhatian publik itu memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang turun langsung memberikan perhatian terhadap proses pencarian pelaku.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum, Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp250 juta dari dana pribadinya bagi siapa saja yang dapat membantu aparat menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pria yang diduga menjadi pelaku penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap kekasihnya hingga mengalami luka berat dan kehilangan penglihatan secara permanen.
Pengumuman sayembara tersebut disampaikan langsung oleh Dedi melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (23/6/2026). Dalam video yang diunggahnya, Dedi tampak menunjukkan rasa prihatin mendalam sekaligus kemarahan atas tindakan yang disebutnya sebagai perbuatan tidak berperikemanusiaan.
Menurutnya, kasus tersebut merupakan bentuk kekerasan ekstrem yang tidak boleh ditoleransi dan harus segera dituntaskan agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Sayembara Rp250 Juta untuk Membantu Aparat
Dedi menegaskan bahwa hadiah sebesar Rp250 juta akan diberikan kepada pihak yang berhasil menemukan keberadaan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat penegak hukum, atau memberikan informasi akurat yang dapat mengarah pada penangkapan pelaku.
Langkah tersebut, kata dia, merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam membantu tugas kepolisian mempersempit ruang gerak buronan yang saat ini masih dalam pelarian.
“Siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap,” ujar Dedi dalam video tersebut.
Gubernur yang akrab disapa KDM itu juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut membantu dengan memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada aparat.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mempercepat pengungkapan kasus yang telah menimbulkan kemarahan dan keprihatinan luas di tengah publik tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Jawa Barat yang terus bekerja melakukan pencarian. Mari kita bersama-sama membantu aparat agar pelaku segera ditemukan dan ditangkap,” katanya.
Korban Masih Dirawat Intensif
Sementara itu, kondisi korban hingga kini masih memerlukan penanganan medis intensif. Perempuan tersebut diketahui mengalami luka serius akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan pelaku selama masa penyekapan.
Saat ini korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin atau RSHS Bandung di bawah pengawasan tim medis.
Kasus ini sebelumnya viral di media sosial setelah informasi mengenai kondisi korban tersebar luas dan memicu gelombang kecaman dari masyarakat. Banyak pihak mendesak agar pelaku segera ditangkap dan dijatuhi hukuman setimpal atas perbuatannya.
Pelaku Resmi Berstatus DPO
Di sisi lain, pihak kepolisian telah menetapkan Taufik Hidayat sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Tim gabungan dari jajaran reserse kriminal dan intelijen terus melakukan pengejaran dengan menelusuri sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.
Aparat memastikan proses pencarian masih berlangsung dan berbagai langkah telah dilakukan untuk mempersempit ruang gerak buronan tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan luas karena dinilai sebagai salah satu tindak kekerasan terhadap perempuan yang sangat serius. Publik kini menantikan keberhasilan aparat dalam menangkap pelaku sekaligus memastikan korban mendapatkan perlindungan dan keadilan yang layak. (Red)








