Bandung, sidikbangsa.com – Pelaksana Harian (Plh.) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Bale Gede Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (2/6/2026). Kehadiran orang nomor satu sementara di Kota Bekasi tersebut menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Kota Bekasi terhadap penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan institusi penegak hukum dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang penghormatan kepada pejabat lama yang telah menyelesaikan masa tugasnya, tetapi juga menjadi titik awal penyambutan kepemimpinan baru di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Barat bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Barat, para kepala instansi vertikal, pimpinan organisasi kemasyarakatan, unsur Pemerintah Provinsi Jawa Barat, rektor perguruan tinggi, perwakilan BUMN dan BUMD, para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, serta jajaran Kepala Kejaksaan Negeri dari berbagai daerah.
Kehadiran berbagai elemen strategis tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor yang selama ini terjalin dalam mendukung agenda pembangunan daerah, menjaga stabilitas pemerintahan, serta memperkuat penegakan hukum di wilayah Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan penegakan hukum di Jawa Barat,” ujar Abdul Harris Bobihoe.
Menurutnya, selama masa kepemimpinan Hermon Dekristo, koordinasi antara pemerintah daerah dan institusi kejaksaan berjalan secara konstruktif. Berbagai program strategis pembangunan dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dan pengawasan yang sejalan dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Diketahui, Dr. Hermon Dekristo kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus langkah strategis untuk memperkuat kinerja institusi kejaksaan di tingkat nasional.
Abdul Harris berharap kepemimpinan baru di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat mampu melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun sebelumnya serta semakin mempererat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah.
“Pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Kami berharap Kajati yang baru dapat meneruskan berbagai program dan prestasi yang telah dirintis, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan penegakan hukum yang berkeadilan,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut merupakan representasi komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk terus menjaga hubungan harmonis dengan aparat penegak hukum, termasuk institusi kejaksaan. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim pemerintahan yang sehat, pelayanan publik yang optimal, serta kepastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha.
Momentum pisah sambut Kajati Jawa Barat ini juga dinilai sebagai simbol keberlanjutan kerja sama antarlembaga yang selama ini telah terbangun dengan baik. Dengan sinergi yang semakin kuat, berbagai program pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan penghormatan. Para tamu undangan yang hadir turut memberikan apresiasi atas kontribusi pejabat lama sekaligus menyampaikan harapan besar kepada pejabat baru untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat kolaboratif dalam menjalankan tugas.
Melalui momentum tersebut, seluruh unsur pemerintah dan aparat penegak hukum kembali menegaskan komitmen bersama untuk membangun hubungan yang harmonis, produktif, dan konstruktif demi mendukung kemajuan Jawa Barat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang. (Red)









