Kota Bekasi, sidikbangsa.com – Semangat melestarikan seni bernuansa Islami sekaligus mempererat kebersamaan warga mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Halaman Kantor Kelurahan Bojong Rawalumbu, Jumat (7/8/2026), berubah menjadi panggung kreativitas warga. Festival Seni Qasidah dan Marawis digelar sebagai ajang unjuk bakat sekaligus ruang silaturahmi masyarakat.
Sebanyak tujuh kelompok peserta ambil bagian dalam festival tersebut. Meski jumlah peserta masih terbatas, Lurah Bojong Rawalumbu Warjan optimistis kegiatan serupa dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin meriah dan melibatkan lebih banyak warga.
Warjan mengatakan, festival tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap masyarakat, khususnya kaum ibu, yang selama ini aktif menjaga tradisi seni qasidah dan marawis di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan pengembangan dari program serupa yang sebelumnya berhasil dijalankannya ketika masih bertugas di Kelurahan Harapan Baru.
“Saya ingin ibu-ibu yang biasanya hanya berlatih di musala, kini punya kesempatan tampil di panggung yang layak. Semangat mereka menjaga seni qasidah memang pantas diapresiasi,” ujar Warjan.
Ia mengaku cukup terkejut lantaran dari 42 RW yang berada di wilayah Kelurahan Bojong Rawalumbu, baru tujuh RW yang mengirimkan perwakilan untuk mengikuti festival.
Namun, kondisi tersebut justru menjadi motivasi agar pelaksanaan tahun depan dapat melibatkan seluruh RW.
“Harapan saya tahun depan semua RW ikut serta. Pasti acaranya akan jauh lebih hidup dan menjadi kebanggaan bersama warga Bojong Rawalumbu,” katanya.
Bukan Sekadar Perlombaan
Lebih dari sekadar kompetisi, Festival Seni Qasidah dan Marawis juga dirancang sebagai ruang perjumpaan warga dari berbagai unsur.
Perangkat kelurahan, anggota TNI dan Polri, para ketua RW, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga tenaga kesehatan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Warjan menilai keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun suasana lingkungan yang guyub dan harmonis.
“Kami ingin kegiatan ini jadi tempat berkumpul yang hangat, mempererat tali persaudaraan sekaligus mendorong ekonomi warga lewat jualan UMKM,” jelasnya.
Keberadaan pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan juga memberikan warna tersendiri. Festival tidak hanya menjadi panggung seni, tetapi sekaligus membuka ruang bagi pedagang kecil untuk mendapatkan tambahan penghasilan dari aktivitas warga yang hadir.
Konsep tersebut dinilai sejalan dengan semangat perayaan kemerdekaan yang tidak hanya mengedepankan hiburan, tetapi juga membangun kebersamaan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
TNI Dorong Sportivitas
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Danramil 703 Teluk Pucung Mayor Niko K. Ia menilai festival seni masyarakat menjadi momentum positif untuk memperkuat komunikasi dan kedekatan antara aparat dengan warga.
Menurutnya, kegiatan seperti qasidah dan marawis memiliki nilai sosial yang kuat karena mempertemukan masyarakat dalam suasana positif dan penuh kebersamaan.
Ia pun meminta seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Saya harap semua peserta tampil maksimal dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Penilaian sudah dilakukan juri secara profesional, apa pun hasilnya mari kita terima dengan lapang dada,” katanya.
Festival Seni Qasidah dan Marawis menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kelurahan Bojong Rawalumbu.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Lebih dari itu, festival diharapkan tumbuh menjadi wadah pembinaan seni masyarakat, memperkuat persatuan antar-RW, membuka ruang kreativitas warga, serta ikut menjaga keberadaan seni budaya Islami di tengah perkembangan Kota Bekasi.
Dengan semakin banyaknya kelompok yang terlibat pada tahun-tahun mendatang, Festival Qasidah dan Marawis diharapkan mampu menjadi salah satu identitas kegiatan kemasyarakatan Bojong Rawalumbu yang ditunggu-tunggu setiap momentum peringatan kemerdekaan. (Red)










