REJANG LEBONG, sidikbangsa.com – Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus kematian tragis seorang petani kopi yang ditemukan tewas di areal perkebunan Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Terduga pelaku pembunuhan berinisial R (40) berhasil ditangkap setelah sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah kerabatnya.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariady mengungkapkan, korban bernama Wagimin alias Gomble (62), warga Desa Kota Pagu, Kecamatan Curup Utara, diduga menjadi korban pembunuhan yang terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Menurut Syahrul, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja cepat tim gabungan Jatanras Polda Bengkulu bersama Tim Opsnal Satreskrim Polres Rejang Lebong yang melakukan pengejaran intensif sejak jasad korban ditemukan.
“Alhamdulillah, terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia berhasil ditangkap oleh tim gabungan Jatanras Polda Bengkulu dan Tim Opsnal Satreskrim Polres Rejang Lebong pada Kamis pagi sekitar pukul 06.30 WIB,” kata AKBP Syahrul, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, R diamankan saat bersembunyi di kediaman kerabatnya yang berada di Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan dan langsung dilanjutkan dengan proses pemeriksaan intensif di Mapolres Rejang Lebong.
Saat ini, penyidik masih mendalami motif serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan Wagimin kehilangan nyawa. Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna melengkapi berkas perkara.
“Saya memberikan apresiasi atas sinergi tim dalam pengungkapan kasus ini. Kami berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kejahatan. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Syahrul.
Sebelumnya, kasus ini sempat menggemparkan warga Curup Utara. Wagimin ditemukan bersimbah darah di areal perkebunan kopi dan diduga menjadi korban serangan senjata tajam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Erwan Effendi (45) yang saat itu hendak menuju kebun. Saat melintas di lokasi, ia menemukan korban dalam kondisi mengenaskan dan segera melaporkan temuannya kepada pihak keluarga.
Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Temuan itu memicu penyelidikan besar-besaran oleh aparat kepolisian hingga akhirnya terduga pelaku berhasil dibekuk kurang dari sepekan setelah kejadian.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini diharapkan dapat memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus menjawab keresahan masyarakat yang sempat diliputi ketakutan akibat peristiwa pembunuhan tersebut. (Red)










