Home / Nasional / Solar Diduga Habis di Depot Pertamina Labuhan, Ratusan Mobil Tangki Mengular Hingga Bahu Jalan Yos Sudarso

Solar Diduga Habis di Depot Pertamina Labuhan, Ratusan Mobil Tangki Mengular Hingga Bahu Jalan Yos Sudarso

Medan, sidikbangsa.com – Stok bahan bakar minyak (BBM) jenis solar diduga mengalami kekosongan di Fuel Terminal Medan Group atau Depot Pertamina Labuhan yang berada di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (14/3/2026).

Akibat kondisi tersebut, ratusan mobil tangki pengangkut BBM, baik bersubsidi maupun non-subsidi, terlihat menumpuk di area parkir depot. Antrean kendaraan tangki berwarna biru putih dan merah putih bahkan dilaporkan memanjang hingga ke bahu Jalan KL Yos Sudarso.

Seorang sopir mobil tangki bernama Umar mengungkapkan bahwa antrean panjang terjadi karena stok solar di terminal BBM tersebut telah habis.“Stok minyak solar habis dan mobil tangki industri menumpuk di dalam,” ujar Umar.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan hingga ratusan mobil tangki parkir berderet di depan pintu masuk depot, menunggu giliran pengisian BBM.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kekosongan stok solar diduga terjadi karena kapal pengangkut BBM yang seharusnya memasok bahan bakar ke terminal tersebut belum tiba di Pelabuhan Belawan.

“Kami tidak dapat informasi apa penyebab kapal itu belum sampai,” tambah Umar.

Sejumlah pihak menduga keterlambatan pasokan ini berkaitan dengan situasi geopolitik global yang tengah memanas, khususnya konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang disebut-sebut berdampak pada rantai pasok energi dunia.

Jika kondisi kekosongan stok solar ini berlarut-larut, dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas distribusi barang dan perekonomian di Medan secara khusus serta wilayah Sumatera Utara secara umum.

Sementara itu, pantauan di sejumlah SPBU di berbagai titik di Kota Medan juga menunjukkan persediaan BBM jenis solar mulai kosong. Sejumlah truk dan kendaraan angkutan barang terlihat antre menunggu pengisian bahan bakar.

Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk pengelola depot maupun instansi berwenang, masih terus diupayakan. Namun belum ada keterangan resmi yang diberikan terkait penyebab pasti kekosongan stok solar tersebut. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *