Kota Bekasi, sidikbangsa.com – Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar bersama para kandidat Adiwiyata Kota Bekasi di Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Satu Bumi untuk Semua Generasi” tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai sekolah, komunitas lingkungan, serta unsur pemerintah daerah. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.
Pelaksana Harian (Plh.) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan di Kota Bekasi. Menurutnya, persoalan lingkungan saat ini menjadi tantangan bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama. Kesadaran lingkungan harus dibangun sejak dini dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Harris Bobihoe.
Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran Prof. Dr. Emil Salim, tokoh nasional yang dikenal luas sebagai Bapak Lingkungan Hidup Indonesia. Kehadiran mantan Menteri Lingkungan Hidup tersebut memberikan inspirasi dan motivasi kepada para peserta, khususnya generasi muda, untuk lebih aktif terlibat dalam menjaga kelestarian alam.
Dalam kesempatan itu, Emil Salim menekankan pentingnya membangun kesadaran ekologis sejak usia sekolah. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan lingkungan hidup Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi beserta jajaran yang memberikan dukungan terhadap berbagai program pengelolaan dan pelestarian lingkungan. Selain itu, Bank Induk Sampah Patriot (BISP) juga berpartisipasi aktif melalui berbagai kegiatan edukatif yang mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan penerapan prinsip ekonomi sirkular.
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pembinaan para kandidat Adiwiyata dari berbagai sekolah di Kota Bekasi. Para peserta mengikuti sejumlah aktivitas edukatif yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi air, hingga pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Program Adiwiyata sendiri merupakan program nasional yang bertujuan menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Melalui program ini, sekolah didorong untuk mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam kegiatan pembelajaran maupun aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah.
Harris Bobihoe menegaskan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan, komunitas lingkungan, sektor swasta, dan masyarakat umum.
“Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, kami ingin memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar bersama-sama membangun kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Bumi yang kita tempati hari ini adalah warisan yang harus kita jaga untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa isu lingkungan hidup semakin mendapat perhatian luas. Semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan gerakan nyata dalam mewujudkan Kota Bekasi yang lebih hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui tema “Satu Bumi untuk Semua Generasi”, Pemerintah Kota Bekasi berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus meningkat. Dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat, berbagai program pelestarian lingkungan diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. (Sof/Pas)








