Home / Daerah / Farhan Dorong Eks TPA Jelekong Jadi Solusi Sampah Bandung Raya, Siap Gandeng Investor

Farhan Dorong Eks TPA Jelekong Jadi Solusi Sampah Bandung Raya, Siap Gandeng Investor

Kota Bandung, sidikbangsa.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan eks TPA Jelekong sebagai solusi strategis mengatasi krisis sampah di wilayah Bandung Raya. Menurutnya, keberadaan lahan yang sudah tersedia menjadi modal awal yang sangat penting untuk merealisasikan proyek tersebut.

Namun demikian, Farhan menegaskan bahwa persoalan utama yang harus segera diselesaikan adalah akses jalan menuju lokasi. Ia menyebut pembangunan infrastruktur dasar, terutama jalur masuk, harus dilakukan secara paralel dengan perencanaan pengelolaan kawasan.

“Kalau diizinkan, saya akan kumpulkan beberapa teman untuk diskusi, mencari pelaku usaha yang bisa bantu kita berinvestasi ke sini,” ujar Farhan, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, skema pembiayaan sebenarnya telah tersedia melalui konsep pendanaan tertentu yang memungkinkan keterlibatan investor swasta. Pemerintah Kota Bandung, kata dia, terbuka terhadap kolaborasi dengan dunia usaha guna mempercepat realisasi pengembangan eks TPA Jelekong menjadi fasilitas pengolahan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, Farhan juga membuka opsi kerja sama anggaran dengan Pemerintah Kabupaten Bandung. Salah satu gagasan yang tengah dikaji adalah pembangunan akses baru dari Kilometer 151 langsung menuju kawasan eks TPA Jelekong.

“Kalau kita patungan bikin jalan akses masuk ke sini, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung pasti sama-sama untung, benefit-nya jelas ada,” tegasnya.

Urgensi pengembangan ini tak lepas dari tingginya volume sampah harian di Bandung Raya. Saat ini, produksi sampah di Kota Bandung mencapai sekitar 1.500 ton per hari, sementara Kabupaten Bandung menyumbang sekitar 1.800 ton per hari. Artinya, dari dua daerah tersebut saja, total timbunan sampah sudah mendekati 3.300 ton per hari.

Ironisnya, sekitar 80 persen pengelolaan sampah di wilayah tersebut masih menggunakan sistem open dumping, metode lama yang dinilai tidak ramah lingkungan dan berisiko menimbulkan dampak pencemaran jangka panjang.

Dengan pengembangan eks TPA Jelekong, Farhan berharap pengelolaan sampah di Bandung Raya dapat bertransformasi menuju sistem yang lebih modern, terintegrasi, dan berorientasi pada pengolahan serta pengurangan residu, bukan sekadar penumpukan. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *