Beranda / Nasional / ATSI Pastikan Operator Seluler Sediakan Paket Rollover, Begini Cara Kerja Akumulasi Kuota Telkomsel

ATSI Pastikan Operator Seluler Sediakan Paket Rollover, Begini Cara Kerja Akumulasi Kuota Telkomsel

Jakarta, sidikbangsa.com – Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) memastikan seluruh operator seluler di Indonesia telah dan akan terus menghadirkan pilihan paket internet dengan fitur rollover atau akumulasi kuota. Skema ini memungkinkan pelanggan membawa sisa kuota internet ke periode berikutnya sehingga kuota yang belum terpakai tidak langsung hangus.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu jawaban industri telekomunikasi terhadap tuntutan masyarakat yang menginginkan sistem penggunaan kuota internet lebih fleksibel dan menguntungkan pelanggan.

Salah satu operator yang telah menerapkan skema tersebut adalah Telkomsel melalui fitur Akumulasi Kuota pada Paket Internet SIMPATI #TerbaikUntukmu. Fitur ini memungkinkan pelanggan tetap menggunakan sisa kuota utama pada bulan berikutnya selama memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Paket yang telah mendukung fitur Akumulasi Kuota meliputi paket bulanan SIMPATI #TerbaikUntukmu dengan pilihan kuota mulai dari 3 GB, 8 GB, hingga 13 GB dengan masa aktif selama 30 hari.

Melalui fitur tersebut, sisa kuota utama pelanggan secara otomatis akan ditambahkan ke kuota paket baru apabila pelanggan melakukan pembelian ulang paket sebelum masa aktif paket sebelumnya berakhir. Masa berlaku kuota rollover mengikuti masa aktif paket terbaru yang diaktifkan pelanggan.

Cara Mendapatkan Kuota Rollover

Pelanggan tidak perlu melakukan aktivasi khusus untuk memperoleh fasilitas Akumulasi Kuota. Sistem akan secara otomatis mengakumulasikan sisa kuota apabila pelanggan membeli kembali Paket Internet SIMPATI #TerbaikUntukmu sebelum masa aktif paket sebelumnya berakhir.

Sebaliknya, apabila pembelian dilakukan setelah masa aktif habis, maka sisa kuota tidak dapat diakumulasi dan akan hangus sesuai ketentuan yang berlaku.

Perlu diketahui, fitur rollover hanya berlaku untuk kuota internet utama dan tidak mencakup bonus kuota atau jenis kuota lainnya.

Contoh Mekanisme Akumulasi Kuota

Sebagai ilustrasi, pelanggan membeli paket internet SIMPATI #TerbaikUntukmu seharga Rp70.000 dengan kuota 8 GB untuk masa aktif 30 hari.

Menjelang masa aktif berakhir, pelanggan masih memiliki sisa kuota 5 GB. Karena melakukan pembelian ulang paket yang sama sebelum masa aktif habis, maka sisa kuota tersebut otomatis diakumulasi sehingga total kuota yang dimiliki menjadi 13 GB.

Di pertengahan periode berikutnya, pelanggan masih memiliki sisa kuota 8 GB. Apabila kembali membeli paket yang sama pada saat itu, maka kuota tersebut kembali memenuhi syarat untuk diakumulasi sehingga total kuota aktif menjadi 16 GB, terdiri atas 8 GB kuota baru ditambah 8 GB sisa kuota sebelumnya.

Untuk membantu pelanggan, Telkomsel juga akan mengirimkan notifikasi pengingat sebelum masa aktif paket berakhir agar pelanggan tidak kehilangan kesempatan mengakumulasikan kuota.

ATSI Sampaikan Sikap di Mahkamah Konstitusi

Komitmen penyediaan paket rollover tersebut disampaikan Direktur Eksekutif ATSI, Marwan O. Baasir, dalam sidang pengujian perkara Nomor 273/PUU-XXIII/2025 dan 33/PUU-XXIV/2026 di Mahkamah Konstitusi yang membahas gugatan terkait skema kuota internet hangus yang tidak dapat diakumulasi.

Dalam persidangan yang berlangsung pada Kamis (18/6/2026), Marwan menjelaskan ATSI telah melakukan pembahasan bersama operator seluler, yakni Telkomsel, Indosat, dan XLSmart, sebagai tindak lanjut atas arahan Majelis Hakim Konstitusi pada sidang sebelumnya.

Hasil pembahasan tersebut menghasilkan sejumlah alternatif formula layanan internet yang memberikan keleluasaan lebih bagi pelanggan dalam memilih paket sesuai kebutuhan.

“ATSI dan operator seluler telah dan akan terus menyediakan serta mengembangkan berbagai pilihan paket layanan internet, baik dengan fitur akumulasi kuota (rollover), non-rollover, maupun inovasi layanan lainnya,” ujar Marwan.

Ia menegaskan, keberagaman pilihan paket tersebut memberikan ruang bagi pelanggan untuk menentukan layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan, kemampuan finansial, serta pola penggunaan internet masing-masing.

Dengan hadirnya berbagai skema layanan tersebut, industri telekomunikasi berharap masyarakat memiliki lebih banyak opsi dalam memanfaatkan layanan data secara efisien sekaligus menjawab aspirasi publik terkait pengelolaan kuota internet yang lebih adil dan fleksibel. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *