Batam, sidikbangsa.com – Ephorus Huria Kristen Indonesia (HKI), Pdt. Tony Liston Hutagalung, M.Sc., secara resmi membuka Kongres Nasional Persatuan Ama (PA) HKI Tahun 2026 yang digelar di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (26/6/2026). Forum nasional yang berlangsung selama tiga hari, 26–28 Juni 2026, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan kaum bapa sekaligus memilih kepengurusan baru Persatuan Ama HKI periode 2026–2031.
Mengusung tema “Kasih Bapa Terhadap Anaknya”, kongres diawali dengan prosesi pembukaan dan ibadah raya yang berlangsung di HKI Resort Khusus Batu Aji Baru, Batam. Ratusan peserta dari berbagai daerah tampak mengikuti ibadah dengan penuh khidmat sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan nasional tersebut.
Ibadah dipimpin Praeses Daerah X Kepulauan Riau, Pdt. Abednego Silitonga, S.Th., MM., bersama para pendeta dari Kantor Pusat HKI serta para pendeta resort se-Daerah X Kepulauan Riau. Suasana ibadah semakin semarak melalui pujian yang dipersembahkan Koor Persatuan Perempuan (PPr) Daerah X Kepulauan Riau dan Persatuan Ama HKI Resort Khusus Batu Aji Baru.
Dalam khotbahnya yang mengangkat firman Tuhan dari 3 Yohanes 1:4, Ephorus HKI menekankan bahwa kasih Allah sebagai Bapa menjadi teladan utama bagi setiap kaum bapa dalam menjalankan tanggung jawabnya di tengah keluarga.
Menurutnya, seorang ayah tidak hanya bertugas memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga memiliki panggilan sebagai pemimpin rohani, pendidik, dan teladan yang membimbing anak-anak untuk hidup dalam iman kepada Tuhan.
“Sebagai seorang bapa, kita dipanggil menjadi pemimpin yang memberi teladan, mendidik anak-anak agar semakin dekat dengan Tuhan, serta mewariskan warisan berupa iman, ilmu pengetahuan, dan perilaku yang baik, bukan semata-mata harta,” pesan Pdt. Tony Liston Hutagalung.
Ia berharap Kongres Nasional Persatuan Ama HKI tidak hanya menjadi agenda organisasi, melainkan juga menghasilkan komitmen baru dalam memperkuat pelayanan kaum bapa di seluruh lingkungan HKI. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan gereja yang kuat, dan gereja yang kuat akan memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Usai ibadah, Ketua Umum Persatuan Ama HKI, Jimmi Siburian, menyampaikan laporan panitia. Ia mengungkapkan bahwa dari 15 Pengurus Daerah Persatuan Ama HKI di seluruh Indonesia, sebanyak 11 daerah telah hadir dan mengikuti kongres.
Selain menjadi forum evaluasi program organisasi, agenda utama Kongres Nasional kali ini adalah memilih Pengurus Pusat Persatuan Ama HKI masa bakti 2026–2031 yang diharapkan mampu membawa pelayanan organisasi semakin maju, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Setelah menerima laporan panitia, Ephorus HKI secara resmi membuka Kongres Nasional Persatuan Ama HKI Tahun 2026.
“Di dalam nama Allah Bapa, Putra-Nya Yesus Kristus dan Roh Kudus, Kongres Nasional Persatuan Ama Huria Kristen Indonesia Tahun 2026 resmi dibuka,” ucapnya yang disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta.
Panitia Kongres Nasional dibentuk berdasarkan Surat Keputusan yang ditandatangani Ephorus HKI bersama Sekretaris Jenderal HKI, Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th. Kepanitiaan dipimpin oleh Jimmi Siburian sebagai Ketua Panitia, Oberlyn Siregar sebagai Ketua Pelaksana, Rianto Panjaitan sebagai Sekretaris Umum, Ramlan Pangaribuan sebagai Sekretaris Pelaksana, serta St. Erwin P. Gultom sebagai Bendahara Umum.
Pembukaan kongres turut dihadiri Ketua Pusat Persatuan Ama HKI St. T. Hasibuan, SP, Dr. Jhon Tampil Purba, para Ketua Persatuan Ama Daerah I hingga XV beserta jajaran pengurus, kaum ibu jemaat HKI Resort Khusus Batu Aji Baru, serta para undangan dan utusan dari berbagai daerah.
Melalui Kongres Nasional Persatuan Ama HKI Tahun 2026, diharapkan lahir kepengurusan baru yang mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, mempererat persaudaraan antaranggota, serta memperkokoh peran strategis kaum bapa dalam membangun keluarga yang beriman, gereja yang bertumbuh, dan masyarakat yang harmonis. (Pas/Red)








