Beranda / Daerah / PLN UID Jabar Siaga Penuh Hari Raya, Ribuan Personel dan Infrastruktur Kelistrikan Dikerahkan

PLN UID Jabar Siaga Penuh Hari Raya, Ribuan Personel dan Infrastruktur Kelistrikan Dikerahkan

Bandung, sidikbangsa.com – Menyambut perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan Hari Raya Waisak 2570 BE, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan di seluruh wilayah Jawa Barat. Langkah siaga ini dilakukan guna menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah, menikmati libur bersama keluarga, hingga mengakses layanan publik dengan aman dan nyaman selama periode hari besar keagamaan, Senin (26/5/2026).

Dalam rangka Siaga Kelistrikan Hari Raya Idul Adha dan Waisak 2026, PLN UID Jawa Barat mengerahkan sebanyak 4.993 personel yang disebar di 289 posko siaga di berbagai daerah di Jawa Barat. Ribuan petugas tersebut akan bersiaga selama 24 jam untuk memastikan pasokan listrik tetap andal dan mengantisipasi potensi gangguan yang dapat terjadi saat lonjakan aktivitas masyarakat meningkat.

Tak hanya mengandalkan personel, PLN UID Jawa Barat juga menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung guna memperkuat keandalan sistem kelistrikan. Di antaranya 32 unit UPS Mobile, 124 unit gardu bergerak, serta material cadangan dan perlengkapan teknis lainnya yang siap diterjunkan sewaktu-waktu apabila terjadi gangguan di lapangan.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan bahwa momentum hari raya menjadi perhatian khusus PLN karena tingginya aktivitas masyarakat yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

“PLN UID Jawa Barat all out menjaga keandalan sistem kelistrikan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Hari Raya Idul Adha dan Waisak dengan tenang dan nyaman. Listrik memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan ibadah, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga pusat keramaian selama libur hari raya,” ujar Sugeng.

PLN UID Jawa Barat juga melakukan pengamanan pasokan listrik di berbagai lokasi prioritas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama masa libur nasional. Sedikitnya terdapat 132 masjid, 58 vihara, 55 lokasi keramaian dan destinasi wisata, 59 pusat perbelanjaan, serta 121 rumah sakit umum yang masuk dalam pengawasan khusus selama periode siaga berlangsung.

Selain lokasi ibadah dan fasilitas publik, pengamanan juga difokuskan pada 151 lokasi VVIP dan VIP, termasuk kantor pemerintahan dan instansi strategis lainnya guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa gangguan kelistrikan.

Dari sisi sistem, kondisi kelistrikan Jawa Barat dinyatakan aman. PLN UID Jawa Barat mencatat daya mampu pasok mencapai 16.106 megawatt (MW). Sementara pada puncak perayaan Idul Adha 1447 H tanggal 27 Mei 2026, beban puncak diperkirakan berada di angka 7.061 MW dengan cadangan daya sebesar 9.045 MW. Angka tersebut menunjukkan kapasitas listrik Jawa Barat masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa libur panjang.

Selain kesiapan teknis di lapangan, PLN juga memastikan layanan digital tetap optimal melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diakses selama 24 jam penuh. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat melakukan pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengajuan layanan, hingga pelaporan gangguan secara cepat dan praktis tanpa harus datang ke kantor PLN.

“Masyarakat kini semakin mengandalkan layanan digital. Karena itu, PLN Mobile dan seluruh petugas kami tetap bersiaga 24 jam untuk memastikan kebutuhan pelanggan dapat terlayani dengan cepat selama libur hari raya,” tambah Sugeng.

PLN UID Jawa Barat juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak selama perayaan Idul Adha dan Waisak. Pelanggan diminta segera melaporkan apabila terjadi gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123 agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Melalui kesiapan personel, penguatan infrastruktur, hingga optimalisasi layanan digital, PLN UID Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan stabil demi mendukung masyarakat menjalani suasana hari raya dengan lebih nyaman, khusyuk, dan tanpa gangguan. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *