Kota Bekasi, sidikbangsa.com – Tongkat estafet kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi, Jawa Barat, resmi berganti. Jabatan ketua kini diemban Achmad Rivai, menggantikan Fathur R. Duata, menandai babak baru bagi perjalanan politik PAN di kota patriot tersebut.
Pergantian ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eko Hendro Purnomo, kepada jajaran pengurus DPD PAN Kota Bekasi dalam agenda penyerahan SK DPD PAN se-Jawa Barat yang digelar di Hotel Novotel Bandung, Senin (6/4/2026).
Ketua DPD PAN Kota Bekasi yang baru, Achmad Rivai, mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara maksimal.
“Alhamdulillah, SK sudah kami terima. Ini amanah yang tidak ringan dan harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Rivai menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah mempercepat konsolidasi internal partai hingga ke tingkat akar rumput. Upaya ini dinilai krusial untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan soliditas kader.
“Kami akan segera melakukan konsolidasi menyeluruh, agar struktur partai semakin kuat dan solid,” katanya.
Ia juga memastikan komposisi kepengurusan ke depan akan mengedepankan kolaborasi antara kader lama dan wajah baru, sebagai bentuk keterbukaan sekaligus strategi merangkul seluruh elemen partai.
“Kami ingin membangun kebersamaan. Semua harus dirangkul, baik yang lama maupun yang baru,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan langkah lanjutan pasca diterimanya SK tersebut. Salah satunya adalah koordinasi internal sebagai persiapan pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).
“Rakerda nanti akan menjadi momentum untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan. Untuk pelantikan, kami masih menunggu arahan dari DPW PAN Jawa Barat,” jelasnya.
Di sisi lain, salah satu pendiri PAN Kota Bekasi, TG H. Gibson Sirat, SH, turut angkat bicara. Ia menyebut keluarnya SK ini memang telah lama dinantikan oleh seluruh kader.
Menurutnya, momentum ini harus menjadi titik balik bagi seluruh elemen PAN untuk bersatu, terlepas dari perbedaan pilihan dalam dinamika internal sebelumnya.
“Kalau SK sudah keluar, semua elemen harus bersatu. Tidak ada lagi perbedaan. Kita punya satu tujuan,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan target ambisius bagi PAN Kota Bekasi pada Pemilu 2029 mendatang, yakni meraih delapan kursi DPRD. Namun, ia menekankan bahwa target tersebut hanya bisa tercapai melalui kerja kolektif dan soliditas seluruh kader.
“Target kita jelas, 8 kursi DPRD di 2029. Tapi itu tidak mungkin tercapai tanpa perjuangan bersama. Mari bergandengan tangan untuk mewujudkan cita-cita ini,” pungkasnya. (Sofian)









