Home / Ekonomi / H-5 Lebaran, Harga Daging Sapi di Bekasi Tembus Rp160 Ribu/Kg, Diprediksi Turun Dua Pekan Setelah Idulfitri

H-5 Lebaran, Harga Daging Sapi di Bekasi Tembus Rp160 Ribu/Kg, Diprediksi Turun Dua Pekan Setelah Idulfitri

Kota Bekasi, sidikbangsa.com – Tren kenaikan harga bahan pangan pokok mulai membayangi masyarakat Kota Bekasi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Memasuki H-5 Lebaran, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional dilaporkan mulai merangkak naik hingga menyentuh Rp160.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut terpantau di Pasar Baru Bekasi, salah satu pasar tradisional utama di Kota Bekasi. Lonjakan harga terjadi secara bertahap seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang mulai menyiapkan berbagai hidangan khas untuk merayakan hari raya.

Salah seorang pedagang daging sapi di pasar tersebut, Hermanto (27), mengatakan kenaikan harga sudah mulai terasa sejak dua hari terakhir. Menurutnya, kondisi ini merupakan fenomena tahunan yang hampir selalu terjadi menjelang hari besar keagamaan.

“Sekarang harga daging sudah Rp160.000 per kilo, sudah dua hari ini naik,” ujar Hermanto saat ditemui di lapaknya di Pasar Baru Bekasi, Senin (16/3/2026).

Ia memperkirakan harga daging sapi tidak akan segera turun dalam waktu dekat. Berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, stabilitas harga biasanya baru terjadi setelah euforia Lebaran mereda.

“Kalau turun biasanya lama, bisa sampai dua minggu setelah Lebaran,” jelasnya.

Meski harga mulai merangkak naik, aktivitas jual beli di pasar masih terpantau normal. Menurut Hermanto, lonjakan jumlah pembeli biasanya baru terjadi pada H-2 hingga H-1 Lebaran, saat kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi mencapai puncaknya.

Lonjakan permintaan tersebut turut berdampak pada volume penjualan pedagang. Ia menyebut, meski harga sedang tinggi, daya beli masyarakat untuk kebutuhan hari raya tetap cukup kuat.

“Pembeli tetap ada, tapi kalau hari biasa masih sedikit. Biasanya makin dekat Lebaran baru ramai karena kebutuhan masyarakat meningkat. Kemarin saja sehari bisa habis sekitar dua kuintal,” ungkapnya.

Kenaikan harga daging sapi ini diduga tidak hanya dipicu faktor musiman menjelang Lebaran, tetapi juga dipengaruhi keterbatasan pasokan di tengah lonjakan permintaan yang terjadi secara bersamaan.

Masyarakat Kota Bekasi pun berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat terus memantau ketersediaan stok serta melakukan pengendalian harga, agar lonjakan harga bahan pangan tidak semakin membebani warga hingga hari kemenangan tiba. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *