Kabupaten Bogor, sidikbangsa.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai melakukan penanganan dan inventarisasi kerusakan pasca badai yang menerjang kawasan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Jumat (13/2/2026). Sejumlah fasilitas di kawasan olahraga tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di area Stadion Pakansari.
Berdasarkan pantauan di lokasi, dampak angin kencang menyebabkan pepohonan tumbang, videotron roboh, serta sebagian atap stadion berterbangan. Hingga kini, proses pembersihan masih terus dilakukan. Petugas kebersihan terlihat memotong dan mengangkut batang pohon tumbang menggunakan truk untuk dibuang, sementara sejumlah pekerja mulai melakukan perbaikan di bagian atap stadion.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan perbaikan infrastruktur yang rusak akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas anggaran daerah.
“Kami upayakan secepat mungkin dilakukan perbaikan-perbaikan. Tetapi tentunya kebutuhan di Kabupaten Bogor cukup banyak. Mana yang menjadi prioritas akan kita dahulukan,” ujar Rudy, Jumat (13/2/2026).
Ia mengakui hingga saat ini pemerintah daerah belum dapat memperkirakan total anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki seluruh kerusakan. Pemkab Bogor telah meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk melakukan inventarisasi detail terhadap aset dan fasilitas yang terdampak.
“Tadi kami berkomunikasi, belum diputuskan apakah menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Untuk sementara prioritas pertama adalah menutup atapnya terlebih dahulu,” katanya.
Meski demikian, Rudy memastikan secara fungsional stadion masih dapat digunakan untuk kegiatan olahraga, termasuk pertandingan sepak bola. Saat ini, stadion tersebut menjadi kandang bagi klub Liga 2, Garudayaksa FC.
“Secara fungsi masih dapat dipergunakan. Mungkin secara estetika ada beberapa bagian yang kurang baik, tapi perlahan akan kita benahi satu per satu,” tandasnya.
Pemkab Bogor memastikan proses pemulihan akan terus dipercepat agar aktivitas olahraga di kawasan Pakansari tetap berjalan normal tanpa mengabaikan aspek keselamatan. (Red)









