Home / Terpopuler / Porsche Cayenne Berpelat Dinas Kemhan Viral di Bandara Halim, Ternyata Palsu

Porsche Cayenne Berpelat Dinas Kemhan Viral di Bandara Halim, Ternyata Palsu

Jakarta, sidikbangsa.com – Satu unit mobil mewah Porsche Cayenne mendadak viral di media sosial setelah kedapatan menggunakan pelat dinas Kementerian Pertahanan (Kemhan) di area Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Menanggapi hal tersebut, Kemhan menegaskan bahwa pelat dinas yang digunakan mobil tersebut tidak sesuai peruntukannya alias palsu.

Informasi itu disampaikan langsung Kemhan melalui akun Instagram resmi @kemhanri. Dalam unggahan tersebut, terlihat sebuah Porsche Cayenne berwarna hitam terparkir di kawasan Bandara Halim Perdanakusuma dengan pelat dinas Kemhan bernomor 50212-00. Mobil tersebut ditemukan pada Rabu (28/1/2026).

“Berdasarkan hasil penelusuran administrasi, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai inventaris resmi Kementerian Pertahanan dan penggunaan pelat nomor dinas dimaksud tidak sesuai peruntukannya,” tulis Kemhan dalam keterangan resminya, Kamis (29/1/2026).

Kemhan menjelaskan, pengemudi mobil mewah itu telah diamankan oleh petugas keamanan Lanud Halim Perdanakusuma. Penanganan awal dilakukan dengan berkoordinasi bersama Sekretariat Jenderal Kemhan sebelum kasus tersebut dilimpahkan ke aparat penegak hukum.

“Selanjutnya pengemudi beserta kendaraan diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” lanjut pernyataan resmi Kemhan.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pengemudi maupun motif penggunaan pelat dinas Kemhan palsu pada kendaraan tersebut. Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap unsur pidana dalam kasus ini.

Kemhan menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban administrasi serta menegakkan kepatuhan terhadap aturan penggunaan atribut dinas negara. Pihaknya juga menyatakan mendukung penuh langkah penindakan terhadap setiap bentuk penyalahgunaan atribut resmi institusi.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga integritas institusi serta kepercayaan publik terhadap Kementerian Pertahanan,” tegas Kemhan. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *