Home / Terpopuler / Libur Panjang Imlek 2026! Empat Hari Berturut-turut, Masyarakat Bisa Nikmati Akhir Pekan

Libur Panjang Imlek 2026! Empat Hari Berturut-turut, Masyarakat Bisa Nikmati Akhir Pekan

Jakarta, sidikbangsa.com — Pemerintah Indonesia resmi menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026. Ketetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang telah diterbitkan sebelumnya, sekaligus memastikan adanya libur panjang yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beragam kegiatan, mulai dari perayaan keluarga hingga berwisata.

Mengutip laporan detikcom, Tahun Baru Imlek 2026 akan jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Pemerintah juga menetapkan cuti bersama pada Senin, 16 Februari 2026. Dengan posisi hari libur yang berdekatan dengan akhir pekan, masyarakat berkesempatan menikmati rangkaian libur selama empat hari berturut-turut.

Rangkaian libur panjang Imlek 2026 dimulai sejak Sabtu, 14 Februari 2026, hingga Selasa, 17 Februari 2026. Momentum ini diprediksi akan dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung, berkumpul bersama keluarga, maupun berlibur ke berbagai destinasi wisata.

Rincian Jadwal Libur Imlek 2026

Berdasarkan SKB 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, berikut rincian jadwal libur Imlek 2026:

1. Sabtu, 14 Februari 2026: Libur akhir pekan

2. Minggu, 15 Februari 2026: Libur akhir pekan

3. Senin, 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

4. Selasa, 17 Februari 2026: Libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

Dengan demikian, total terdapat empat hari libur berturut-turut yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk merayakan Imlek maupun beristirahat dari aktivitas rutin.

Perayaan Imlek 2026 menandai masuknya Tahun 2577 Kongzili dalam kalender Tiongkok. Tahun ini dikenal sebagai Tahun Kuda Api, yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 5 Februari 2027. Dalam kepercayaan Tionghoa, Shio Kuda melambangkan semangat, keberanian, dan kebebasan, serta diyakini membawa energi dinamis yang memengaruhi karakter dan peruntungan sepanjang tahun.

Imlek, yang juga dikenal sebagai Festival Musim Semi, merupakan momen sakral dan penuh makna bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain sebagai penanda pergantian tahun dalam kalender lunar, Imlek juga menjadi ajang pelestarian budaya dan penguatan nilai kebersamaan keluarga.

Sejumlah tradisi khas biasanya mewarnai perayaan Imlek, seperti membersihkan rumah sebagai simbol penyucian diri dan menyambut keberuntungan baru, menyalakan petasan untuk mengusir energi negatif, serta menggelar makan malam keluarga sebagai bentuk rasa syukur dan mempererat tali silaturahmi.

Dengan libur panjang yang telah ditetapkan pemerintah, perayaan Imlek 2026 diharapkan dapat berlangsung lebih khidmat, meriah, dan memberi dampak positif bagi sektor pariwisata serta perekonomian nasional. (Redaksi)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *