Beranda / Daerah / Gempa M 5,2 Guncang Ruteng-Manggarai, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami  

Gempa M 5,2 Guncang Ruteng-Manggarai, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami  

Jakarta, sidikbangsa.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026) pagi. Gempa terjadi pukul 08.31 WIB dan berpusat di laut, sekitar 68 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada pada koordinat 8,03 derajat Lintang Selatan (LS) dan 120,68 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meski demikian, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Imbauan tersebut penting mengingat aktivitas kegempaan di wilayah NTT masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Bagian dari Rangkaian Gempa di NTT

Gempa M 5,2 ini terjadi di tengah rangkaian aktivitas gempa yang masih berlangsung setelah gempa besar M 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026.

BMKG sebelumnya juga mencatat sejumlah gempa berkekuatan lebih dari M 5 di kawasan NTT. Pada 21 Agustus, misalnya, gempa M 5,3 terjadi sekitar 52 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo. BMKG menyatakan gempa tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pascagempa utama M 7,7.

Pada 20 Agustus, aktivitas kegempaan juga tercatat di sekitar Manggarai Timur dengan kekuatan yang kemudian diperbarui menjadi M 5,8. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas tektonik di wilayah NTT masih perlu mendapat perhatian.

Warga Diminta Tidak Panik

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta mengandalkan informasi dari BMKG dan instansi resmi lainnya serta tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.

Hingga laporan ini disusun, belum terdapat informasi resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa M 5,2 tersebut.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi setelah gempa utama.

Dengan kondisi aktivitas kegempaan yang masih berlangsung, masyarakat di NTT, khususnya wilayah Manggarai dan sekitarnya, diharapkan tetap tenang sekaligus memastikan lingkungan tempat tinggal dan fasilitas umum berada dalam kondisi aman.

Informasi terbaru terkait gempa bumi dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG untuk menghindari kesimpangsiuran informasi. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *