Beranda / Daerah / Terjebak di Lantai 15 Gedung Bapenda DKI, Satu Korban Diselamatkan Tim Rescue

Terjebak di Lantai 15 Gedung Bapenda DKI, Satu Korban Diselamatkan Tim Rescue

Jakarta, sidikbangsa.com – Drama penyelamatan terjadi dalam kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam hingga Sabtu (8/8/2026) dini hari.

Di tengah kepungan asap dan kobaran api, petugas gabungan Kepolisian bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta berhasil menemukan dan mengevakuasi seorang korban yang terjebak di lantai 15 gedung tersebut.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, mengungkapkan proses pencarian korban berlangsung dalam situasi yang tidak mudah. Petugas sebelumnya menerima laporan mengenai kebakaran besar yang terjadi di gedung tersebut.

Namun, upaya pencarian mendapat titik terang setelah korban memberikan tanda menggunakan senter.

“Yang jelas kita menerima berita kebakaran besar, terus alhamdulillah beliau ada senter yang bisa kasih tanda. Oh, bahwa beliau itu korban, ada di lantai sekian,” ujar Syarifudin saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/8/2026).

Sinyal tersebut menjadi petunjuk penting bagi petugas untuk menentukan lokasi korban di tengah kondisi gedung yang dipenuhi asap dan situasi darurat.

Bagi tim pemadam kebakaran, penyelamatan manusia menjadi prioritas selain melakukan pemadaman api. Karena itu, tim rescue khusus langsung dikerahkan untuk menjangkau korban yang berada di lantai atas.

Syarifudin mengatakan proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala. Kondisi bangunan dan situasi kebakaran membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati untuk memastikan korban dapat dibawa keluar dengan selamat.

“Memang banyak kendala-kendalanya, tapi alhamdulillah dengan proses tim rescue pasukan khusus kita bisa mengevakuasi sampai menggendong. Karena dari atas sudah menggendong korban untuk sampai ke bawah,” jelasnya.

Petugas akhirnya berhasil membawa korban turun dari lantai 15. Korban dalam kondisi relatif baik, meski sempat mengalami sesak napas akibat kondisi darurat di dalam gedung.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung mendapatkan penanganan medis dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tarakan, Cideng, Jakarta Barat, untuk menjalani perawatan.

Syarifudin memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Selain satu orang yang sempat terjebak di lantai 15, tidak ada korban lain yang harus dievakuasi.

“Tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah, baik petugas semua, alhamdulillah semua aman. Korban hanya satu. Hanya satu orang yang terjebak di lantai kemarin. Sudah diamankan,” katanya.

Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi salah satu titik penting dalam penanganan kebakaran Gedung Bapenda DKI. Petugas tidak hanya dituntut mengendalikan kobaran api, tetapi juga berpacu dengan waktu untuk memastikan keselamatan orang-orang yang masih berada di dalam bangunan.

Operasi penyelamatan pun dilakukan dengan mengerahkan kemampuan tim rescue khusus hingga akhirnya korban berhasil dikeluarkan dari gedung dalam kondisi selamat.

Peristiwa tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dalam situasi kebakaran gedung bertingkat, kecepatan informasi dari korban, koordinasi antarpersonel, serta kemampuan tim penyelamat menjadi faktor krusial untuk mencegah jatuhnya korban jiwa. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *