Home / Daerah / Jalan Kebon Sirih Dibeton Permanen, Dinas Bina Marga Target Rampung September 2026

Jalan Kebon Sirih Dibeton Permanen, Dinas Bina Marga Target Rampung September 2026

Jakarta, sidikbangsa.com – Dinas Bina Marga DKI Jakarta menargetkan proyek perbaikan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, selesai pada September 2026. Berbeda dari perbaikan sebelumnya yang menggunakan pelapisan aspal, kali ini pemerintah memilih metode pembetonan setelah hasil evaluasi teknis mengungkap kondisi tanah di bawah ruas jalan tersebut labil dan menjadi penyebab utama kerusakan yang terus berulang.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan pekerjaan dilakukan pada ruas sepanjang 345 meter secara bertahap. Tahap awal difokuskan pada lajur tengah sebelum dilanjutkan ke sisi jalan lainnya agar aktivitas lalu lintas tetap dapat berjalan selama proses konstruksi.

“Kalau secara kontrak September ya, yang Kebon Sirih,” ujar Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Heru menjelaskan, keputusan mengganti konstruksi jalan dari aspal menjadi beton bukan tanpa alasan. Selama ini, Jalan Kebon Sirih berkali-kali mengalami kerusakan meski baru beberapa bulan selesai diperbaiki. Permukaan jalan kembali rusak akibat fenomena bleeding pada lapisan aspal.

Menurutnya, hasil investigasi menggunakan teknologi geo-radar menunjukkan bahwa lapisan tanah dasar di kawasan tersebut memiliki tingkat kestabilan yang rendah sehingga tidak mampu menopang konstruksi aspal secara optimal.

“Jadi Kebon Sirih itu jalannya setelah kita aspal beberapa bulan kemudian selalu bleeding aspalnya, selalu rusak. Setelah kita evaluasi menggunakan geo-radar, ternyata tanahnya labil. Kalau kita aspal lagi akan terjadi seperti itu. Makanya kami lakukan pembetonan,” jelas Heru.

Ia menegaskan, metode pembetonan dinilai menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan tersebut. Selain lebih kuat menahan beban kendaraan, konstruksi beton juga diharapkan mampu meminimalkan biaya perawatan rutin yang selama ini terus berulang akibat kerusakan jalan.

Heru menambahkan, pola penanganan serupa berpotensi diterapkan di ruas jalan lain di Jakarta apabila hasil kajian teknis menunjukkan karakteristik tanah yang sama.

“Kalau memang ada jalan seperti itu ya akan kita tangani,” katanya.

Seluruh proyek perbaikan Jalan Kebon Sirih tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Hingga kini, progres pekerjaan telah mencapai kawasan Menara Multimedia yang berada di samping Sekretariat Wakil Presiden.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap proyek ini dapat menjadi solusi permanen atas kerusakan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan pengguna jalan, sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan arus lalu lintas di salah satu koridor utama Ibu Kota. (Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *