Home / Daerah / Tri Adhianto Tinjau Lokasi Banjir di Bumi Bekasi Baru Utara

Tri Adhianto Tinjau Lokasi Banjir di Bumi Bekasi Baru Utara

“Wali Kota Bekasi Turun Langsung Tinjau Banjir di Bumi Bekasi Baru Utara, Instruksikan Pelebaran Saluran di Kolong Tol Cut Mutia.”

Kota Bekasi, sidikbangsa.com – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung meninjau lokasi banjir yang kerap melanda Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan warga sekaligus untuk memastikan titik penyebab banjir agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Dalam pantauannya di lapangan, Tri Adhianto menemukan bahwa sumber utama genangan air berada di area bawah kolong Tol Cut Mutia. Aliran air yang masuk ke kawasan perumahan tersebut terhambat akibat gorong-gorong atau crossing saluran air yang mengalami penyempitan, sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.

Di lokasi, Wali Kota langsung memanggil Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Iman, untuk menjelaskan secara teknis penyebab banjir yang terus berulang di kawasan tersebut. Dari hasil peninjauan bersama, diketahui bahwa saluran air di bawah kolong tol perlu segera dilakukan pelebaran agar aliran air dapat mengalir lancar dan tidak meluap ke permukiman warga.

“Permasalahan utamanya ada pada saluran air yang menyempit. Saat hujan deras, air tidak tertampung dan akhirnya melimpah ke perumahan. Ini harus segera kita perlebar supaya aliran dari arah jalan tol bisa mengalir dengan normal,” tegas Tri Adhianto di hadapan jajaran perangkat daerah terkait.

Sebagai langkah cepat dan konkret, Wali Kota Bekasi langsung menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi untuk menurunkan alat berat pada hari yang sama. Penggalian dan pelebaran saluran air di titik bawah kolong Tol Cut Mutia diminta segera dilakukan agar banjir tidak kembali terjadi, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Tri Adhianto menegaskan, penanganan banjir di Kota Bekasi tidak boleh hanya bersifat sementara, melainkan harus menyasar akar permasalahan di lapangan. Ia juga memastikan pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan infrastruktur drainase guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. (Redaksi),

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *