Home / Daerah / Jantung Kota Bekasi Lumpuh! Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tolak Operasional Trans Beken

Jantung Kota Bekasi Lumpuh! Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tolak Operasional Trans Beken

Kota Bekasi, sidikbangsa.com – Pagi mencekam menyelimuti jantung Kota Bekasi, Kamis (12/2/2026). Ratusan sopir angkutan kota (angkot) dari berbagai trayek nekat memblokade total ruas Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, sebagai bentuk penolakan terhadap operasional Bus Trans Bekasi Keren (Beken) yang baru saja diluncurkan Pemerintah Kota Bekasi.

Sejak pukul 08.30 WIB, puluhan angkot diparkir melintang di badan jalan, memutus arus lalu lintas dari arah Pekayon dan Kranji. Akibatnya, kemacetan parah tak terhindarkan. Antrean kendaraan mengular panjang, menciptakan “kemacetan horor” yang melumpuhkan aktivitas warga di pusat kota.

Di tengah situasi tegang, aparat Polres Metro Bekasi Kota dan Dinas Perhubungan (Dishub) tampak berjaga, namun belum mampu membubarkan massa maupun membuka akses jalan yang tertutup total.

Wakil Ketua Organda Kota Bekasi, RM Poerwadi, menegaskan aksi ini dipicu kekecewaan mendalam para sopir terhadap kebijakan Pemkot Bekasi yang dinilai sepihak dan minim sosialisasi.

“Dishub belum pernah sosialisasi langsung ke jalur yang terdampak. Ada lima trayek yang terkena imbas. Wajar kalau teman-teman protes keras,” ujar Poerwadi di lokasi aksi.

Menurutnya, kehadiran Trans Beken di rute Terminal Bekasi–Harapan Indah dengan skema gratis di 47 titik henti menjadi ancaman serius bagi penghasilan sopir angkot. Ia menyebut kebijakan penentuan titik pemberhentian dilakukan sepihak tanpa melibatkan para pengemudi yang terdampak langsung.

“Titik henti jangan ditentukan sendiri oleh Dishub. Harus dibicarakan bersama. Ada 47 titik dan busnya gratis. Kalau seperti ini, angkot tidak kebagian penumpang,” tegasnya.

Sejumlah trayek yang terlibat dalam aksi mogok massal ini antara lain K-02 (Pondok Gede–Terminal Bekasi), K-07 (Seroja), K-10, K-05A, K-11, K-30, hingga K-25.

Hingga berita ini diturunkan, Jalan Ahmad Yani masih tertutup rapat. Perwakilan sopir tengah melakukan mediasi alot di Kantor Pemkot Bekasi. Massa mengancam akan terus memblokade jalan hingga ada kesepakatan tertulis terkait evaluasi dan peninjauan ulang operasional Trans Beken.

Konflik ini menjadi ujian serius bagi Pemkot Bekasi dalam menata transportasi publik tanpa mengorbankan keberlangsungan ekonomi para sopir angkot yang selama ini menggantungkan hidup di jalanan kota. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *