Beranda / Daerah / Konflik 30 Tahun HKI Tarutung Kota Berakhir, Jemaat Menang Kasasi dan Bentuk Yayasan Baru

Konflik 30 Tahun HKI Tarutung Kota Berakhir, Jemaat Menang Kasasi dan Bentuk Yayasan Baru

TAPANULI UTARA, sidikbangsa.com – Konflik berkepanjangan yang diduga telah berlangsung selama hampir tiga dekade di lingkungan HKI Tarutung Kota, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, akhirnya mencapai titik terang. Jemaat memastikan kemenangan hukum setelah putusan kasasi tahun 2023 menyatakan Yayasan Raja Saul Lumbantobing tidak sah secara hukum.

Putusan tersebut menjadi penutup dari sengketa panjang terkait pengelolaan aset gereja yang selama ini memicu polemik di tengah jemaat. Perkara itu bermula dari gugatan jemaat terhadap yayasan yang sebelumnya mengelola aset HKI Tarutung Kota.

Dalam perjalanan proses hukum yang berlangsung bertahun-tahun, mulai dari pengadilan tingkat pertama, pengadilan tinggi hingga Mahkamah Agung pada tingkat kasasi, jemaat secara konsisten dinyatakan sebagai pihak yang menang.

Keputusan hukum tersebut sekaligus mengakhiri dugaan penguasaan aset gereja oleh kelompok tertentu yang selama ini menjadi sorotan di internal jemaat. Berlandaskan putusan itu, jemaat kemudian mengambil langkah konsolidasi dengan membubarkan yayasan lama dan membentuk yayasan baru sebagai wadah pengelolaan aset serta pelayanan gereja ke depan.

Melalui musyawarah besar yang dihadiri sekitar 1.600 jemaat, dibentuklah Yayasan Anugerah HKI Tarutung Kota. Forum tersebut juga menetapkan susunan pengurus dan pembina yayasan yang baru.

Adapun susunan pengurus yayasan yang ditetapkan yakni:

Ketua Yayasan: Terima Lumbantobing

Bendahara Yayasan: Hisar Bernard Gultom

Sementara posisi pembina diisi oleh:

Pdt. Timbul Siregar

Tobok Lumbantobing

Musyawarah jemaat tersebut turut didampingi oleh Pdt. Harianto Harianja

.Perkembangan terbaru ini kemudian disampaikan langsung oleh perwakilan pengurus dan pembina yayasan kepada Huria Kristen Indonesia dalam pertemuan resmi yang berlangsung pada 26 Mei 2026 di Kantor Pusat HKI, Pematangsiantar.

Dalam agenda tersebut, susunan kepengurusan Yayasan Anugerah HKI Tarutung Kota juga diperkenalkan secara resmi kepada jajaran pimpinan pusat gereja sebagai bentuk legalitas dan komitmen membangun tata kelola yayasan yang baru.

Rencananya, pelantikan pengurus dan pembina Yayasan Anugerah HKI Tarutung Kota akan dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, di HKI Tarutung Kota. Jemaat berharap prosesi pelantikan tersebut dapat dipimpin langsung oleh Pucuk Pimpinan HKI sebagai simbol rekonsiliasi dan babak baru pelayanan gereja.

Menanggapi hasil musyawarah jemaat tersebut, Pucuk Pimpinan HKI menyambut positif terbentuknya yayasan baru dan membuka ruang komunikasi lanjutan guna mendukung keberlanjutan organisasi serta penguatan pelayanan jemaat ke depan.

Berakhirnya konflik yang berlangsung puluhan tahun ini diharapkan menjadi momentum baru bagi HKI Tarutung Kota untuk membangun pelayanan gereja yang lebih tertib, transparan, harmonis, dan berorientasi pada kepentingan jemaat secara menyeluruh. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *