Home / Nasional / Pemuda Bekasi Didorong Melek Global, AYIMUN 2026 Jadi Ajang Latih Kepemimpinan dan Karakter

Pemuda Bekasi Didorong Melek Global, AYIMUN 2026 Jadi Ajang Latih Kepemimpinan dan Karakter

Kota Bekasi, sidikbangsa.com — Semangat kolaborasi dan kepemimpinan generasi muda kembali mengemuka dalam gelaran Al-Muhajirien Model United Nations (AYIMUN) 2026 yang berlangsung di Four Points by Sheraton Bekasi pada Sabtu (11/4/2026). Forum simulasi sidang internasional ini menjadi ruang strategis bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus memperluas wawasan global.

Kegiatan bergengsi tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, serta Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Kehadiran kedua tokoh ini menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap penguatan kapasitas generasi muda, khususnya dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks.

AYIMUN sendiri dikenal sebagai forum edukatif berbasis simulasi diplomasi internasional, di mana para peserta berperan sebagai delegasi negara untuk membahas berbagai isu global. Dalam prosesnya, peserta dituntut untuk mampu berargumentasi, bernegosiasi, serta merumuskan solusi atas persoalan dunia, mulai dari isu lingkungan, ekonomi, hingga sosial budaya.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai penjaga identitas bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Ia menyebut kegiatan seperti AYIMUN bukan sekadar ajang diskusi, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan.

“Generasi muda harus mampu menjadi jembatan antara kemajuan zaman dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan moral. Forum seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter sekaligus memperluas wawasan global,” ujarnya.

Tri juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung berbagai kegiatan positif yang mendorong kreativitas dan kepemimpinan pemuda. Menurutnya, investasi terbesar suatu daerah terletak pada kualitas generasi mudanya.

“Saya berharap para peserta tidak hanya pulang dengan pengetahuan baru, tetapi juga membawa semangat untuk menjadi pribadi yang berintegritas dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Senada dengan itu, Abdul Mu’ti menekankan bahwa tantangan global saat ini tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga kekuatan karakter. Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan nilai-nilai kemanusiaan.

“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Mereka harus memiliki wawasan global, namun tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan moral bangsa,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi AYIMUN sebagai ruang pembelajaran inovatif yang mampu melatih keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, komunikasi efektif, dan kolaborasi lintas budaya.

“Kegiatan seperti ini menjadi laboratorium kepemimpinan bagi generasi muda untuk belajar berdialog, menghargai perbedaan, dan mencari solusi bersama atas tantangan global,” imbuhnya.

Penyelenggaraan AYIMUN 2026 di Kota Bekasi tidak hanya memperkuat posisi kota ini sebagai pusat kegiatan kepemudaan, tetapi juga menegaskan peran strategis pemuda dalam membangun masa depan yang berkelanjutan. Di tengah perubahan dunia yang cepat, forum ini menjadi pengingat bahwa kemajuan harus tetap berpijak pada nilai-nilai luhur bangsa. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *