Home / Nasional / Jusuf Kalla: Diskusi Ini Bukan Menjatuhkan Pemerintah, Tapi Mencari Jalan Agar Negara Lebih Baik

Jusuf Kalla: Diskusi Ini Bukan Menjatuhkan Pemerintah, Tapi Mencari Jalan Agar Negara Lebih Baik

Jakarta, sidikbangsa.com – Sejumlah tokoh lintas generasi dari kalangan akademisi, aktivis, pengusaha, hingga perwakilan mahasiswa menggelar diskusi bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, di kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung hampir empat jam tersebut, para peserta berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang tengah dihadapi Indonesia, mulai dari kondisi ekonomi, politik, hingga tata kelola pemerintahan.

Jusuf Kalla menegaskan bahwa pertemuan tersebut murni bertujuan mencari gagasan dan solusi agar Indonesia dapat berjalan lebih baik ke depan. Ia juga membantah adanya agenda untuk menjatuhkan pemerintah.

“Satu hal yang kita sepakati ialah bagaimana kita mencari cara membantu bagaimana negara ini lebih baik. Tidak ada pembicaraan bagaimana kita ingin menjatuhkan. Ini negara kita semua,” kata JK kepada wartawan usai pertemuan.

Menurutnya, diskusi tersebut menghasilkan sejumlah ide, konsep, serta alternatif kebijakan yang dapat dipertimbangkan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Berbagai aspek dibahas secara terbuka, mulai dari kebijakan ekonomi, pengelolaan keuangan negara, dunia usaha, hingga sektor pendidikan.

JK mengatakan forum diskusi ini memberi ruang bagi semua peserta untuk menyampaikan pandangan dari sudut pandang masing-masing.

“Generasi muda silakan menyampaikan pendapatnya, pengusaha juga demikian. Intinya bagaimana negara ini bisa lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi tantangan ekonomi yang dapat dihadapi Indonesia dalam beberapa bulan hingga tahun ke depan apabila tidak diantisipasi dengan langkah kebijakan yang tepat.

“Kita menghadapi situasi di mana negeri ini apabila berjalan terus seperti ini mungkin akan mengalami masalah dari segi ekonomi pada bulan-bulan atau tahun-tahun ke depan. Kita berusaha agar jangan terjadi,” katanya.

Lebih lanjut, JK mengungkapkan hasil diskusi tersebut rencananya akan dirangkum menjadi sejumlah gagasan dan rekomendasi yang akan disampaikan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, apabila mendapat kesempatan.

“Apabila diizinkan, tentu kita ingin menyampaikannya kepada Pak Presiden sebagai pikiran-pikiran untuk bagaimana ke depan bisa lebih baik,” ujar JK.

Pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga 13.45 WIB itu diikuti sejumlah tokoh dari tiga elemen masyarakat sipil, yakni dunia bisnis, gerakan sosial, serta kalangan akademisi dan pemerintahan.

Beberapa tokoh yang hadir antara lain William Sabandar dari Indonesian Business Council (IBC), Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, pakar hukum tata negara Feri Amsari, pendiri Perludem Titi Anggraini, Ketua Forum Indonesia Muda Mandira Bienna, CEO CISDI Diah Saminarsih, akademisi Yanuar Nugroho, pendiri Think Policy Andhyta Utami, serta Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said.

Diskusi tersebut menjadi forum tukar gagasan lintas generasi yang diharapkan mampu melahirkan rekomendasi strategis demi menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan Indonesia ke depan. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *