Home / Pendidikan / SMK Negeri 15 Kota Bekasi Peringati Isra Mi’raj, Kepala Sekolah Tekankan Sholat sebagai Pondasi Akhlak Siswa

SMK Negeri 15 Kota Bekasi Peringati Isra Mi’raj, Kepala Sekolah Tekankan Sholat sebagai Pondasi Akhlak Siswa

Kota Bekasi, sidikbangsa.com — SMK Negeri 15 Kota Bekasi menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Al Adzkar dan diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, hingga siswa-siswi.

Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh civitas akademika SMK Negeri 15 Kota Bekasi, khususnya dalam memperkuat nilai keimanan dan pembentukan karakter peserta didik.

Kepala SMK Negeri 15 Kota Bekasi, Dra. Supriatin, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras panitia serta antusiasme seluruh warga sekolah yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak boleh berhenti sebatas seremoni tahunan, melainkan harus memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya sholat sebagai pondasi utama dalam kehidupan. Sholat yang baik akan mencegah perbuatan keji dan mungkar. Mari kita perbaiki sholat, perbanyak rasa syukur, istiqomah dalam kebaikan, serta mampu menahan diri dari berbagai godaan,” tegasnya.

Sementara itu, penceramah Ustadz Rizal Awaluddin dalam tausiyahnya mengulas makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj sekaligus mengajak seluruh warga sekolah untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, “Rajab syahrullah, Sya’ban syahri, Ramadhan syahrul ummati”, yang bermakna Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban bulan Rasulullah, dan Ramadhan adalah bulan umat Nabi Muhammad SAW.

“Saat ini kita berada di bulan Sya’ban, bulan persiapan menuju Ramadhan. Mari kita manfaatkan waktu ini dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas ibadah,” ujarnya di hadapan para siswa.

Ustadz Rizal juga menekankan bahwa oleh-oleh terbesar dari peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah sholat lima waktu, yang pada awalnya diwajibkan sebanyak 50 waktu sebelum mendapat keringanan dari Allah SWT. Sholat, lanjutnya, merupakan tiang agama.

“Siapa yang menegakkan sholat berarti menegakkan agamanya, dan siapa yang meninggalkan sholat berarti meruntuhkan agamanya,” katanya.

Dalam ceramahnya, ia turut menyampaikan tiga golongan yang dicintai Allah SWT, yakni dzikrullah (orang-orang yang senantiasa mengingat Allah), wal muta’allim (orang yang gemar menuntut ilmu), dan wal ‘alim (para ulama).

Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, SMK Negeri 15 Kota Bekasi berharap dapat menumbuhkan kesadaran spiritual, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta membentuk akhlak mulia di lingkungan sekolah dan dalam kehidupan bermasyarakat. (Sofian)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *