Home / Terpopuler / PAN Launching Program “Satu Anak Satu Bola” di Bekasi, Targetkan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Nasional

PAN Launching Program “Satu Anak Satu Bola” di Bekasi, Targetkan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Nasional

Bekasi, sidikbangsa.com – Partai Amanat Nasional (PAN) resmi meluncurkan program “Satu Anak Satu Bola” melalui kegiatan MAPAN FC yang digelar di Bekasi International Soccer Field (BISF), Minggu sore (25/1/2026). Program ini ditandai dengan pembagian ratusan bola kepada anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai langkah konkret mendorong pembinaan sepak bola sejak usia dini di Indonesia.

Sekretaris Jenderal PAN Eko Patriot yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan, program ini merupakan komitmen PAN untuk berkontribusi membangun masa depan sepak bola nasional, tidak hanya dari sisi teknik bermain, tetapi juga pembentukan karakter anak.

“Alhamdulillah hari ini keluarga besar PAN melaunching program Satu Anak Satu Bola. Kita mulai dari Bekasi, dan ke depan akan bergerak ke seluruh Indonesia melalui teman-teman Fraksi PAN di 48 daerah pemilihan,” ujar Eko Patriot.

Pada peluncuran perdana ini, PAN mendistribusikan sekitar 500 hingga 1.000 bola kepada anak-anak SSB yang hadir. Eko berharap, kepemilikan bola secara personal akan menumbuhkan rasa cinta, rasa memiliki, dan semangat berlatih yang lebih tinggi pada anak-anak.

“Dengan satu anak satu bola, mereka akan lebih dekat dengan sepak bola. Makin sering sentuhan bola, makin baik kemampuan mereka. Ini pondasi penting untuk masa depan sepak bola kita,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, program ini juga diarahkan untuk membentuk karakter sportif, jujur, disiplin, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Hal tersebut terlihat dari metode pembagian bola, di mana anak-anak diminta mengambil satu bola secara mandiri sebagai latihan kejujuran dan tanggung jawab.

Eko menegaskan, program Satu Anak Satu Bola bersifat berkelanjutan dan tidak berhenti di Bekasi. Melalui jaringan PAN di seluruh Indonesia, kegiatan serupa akan digelar di berbagai daerah dengan melibatkan SSB lokal, komunitas sepak bola, serta asosiasi olahraga.

“Ke depan kita juga akan membuat kompetisi antar SSB, bekerja sama dengan PSSI, serta melakukan klasifikasi anak-anak potensial untuk dibina lebih lanjut agar menjadi pemain handal,” jelasnya.

Program ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh sepak bola nasional, pelatih profesional, hingga unsur kesehatan yang akan dilibatkan dalam setiap kegiatan. PAN bahkan berencana membangun ekosistem pembinaan berjenjang, mulai dari tingkat dasar hingga kompetisi.

Pemilihan Kota Bekasi sebagai lokasi launching perdana dinilai strategis. Menurut Eko, Bekasi memiliki perkembangan sepak bola yang cukup pesat serta didukung oleh panitia lokal yang solid.

“Sepak bola di Bekasi berkembang baik, panitianya kuat, dan ini jadi titik awal sebelum nanti kita lanjutkan ke Jakarta, Padang, dan daerah lainnya,” katanya.

Kegiatan MAPAN FC juga mendapat apresiasi dari komunitas sepak bola daerah. Mereka menilai langkah PAN sebagai inisiatif positif yang jarang dilakukan partai politik, karena langsung menyentuh pembinaan olahraga di tingkat akar rumput.

Melalui program Satu Anak Satu Bola, PAN berharap dapat melahirkan generasi baru pesepak bola Indonesia yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat juang tinggi.

“Kalau semua SSB punya satu anak satu bola, kita bisa berharap masa depan sepak bola Indonesia akan jauh lebih baik,” tutup Eko Patriot. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *