Jakarta, sidikbangsa.com – Nasabah bank perlu memahami ketentuan saldo minimum yang harus tersedia di rekening tabungan. Pasalnya, saldo minimum merupakan jumlah dana yang wajib mengendap dan tidak boleh ditarik, agar rekening tetap aktif serta terhindar dari potensi pemotongan biaya administrasi.
Saldo minimum berfungsi sebagai dana pengaman, terutama jika rekening tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu. Jika rekening pasif atau jarang bertransaksi, saldo tersebut dapat digunakan untuk menutupi biaya administrasi sesuai kebijakan masing-masing bank.
Besaran saldo minimum berbeda di setiap bank dan biasanya ditentukan berdasarkan segmentasi nasabah serta jenis produk tabungan yang dipilih.
Berikut rincian saldo minimum di sejumlah bank besar per Maret 2026:
💳 Saldo Minimum di Bank Mandiri
• Tabungan Rupiah: Rp 100.000
• Tabungan NOW: Rp 25.000
• Tabungan Payroll: Rp 10.000
• TabunganKu: Rp 20.000
• Tabungan TKI: Rp 10.000
• Tabungan Mitra Usaha: Rp 1.000.000
• Tabungan SiMakmur: Bebas biaya
• Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar): Rp 5.000
Produk Tabungan Mitra Usaha tercatat memiliki saldo minimum paling tinggi, menyasar pelaku usaha dengan kebutuhan transaksi lebih besar.
💳 Saldo Minimum di Bank Rakyat Indonesia
▪︎BRI Simpedes: Rp 50.000
▪︎BritAma: Rp 50.000
▪︎BritAma Bisnis/Pro/X: Rp 50.000
▪︎BRI Tabunganku: Rp 20.000
▪︎BRI Junio: Rp 50.000
▪︎BRI SimPel: Rp 5.000
Mayoritas produk tabungan BRI menetapkan saldo minimum Rp 50.000, kecuali TabunganKu dan SimPel yang lebih ringan untuk pelajar dan masyarakat umum.
💳 Saldo Minimum di Bank Negara Indonesia
▪︎BNI Taplus: Rp 150.000
▪︎BNI Taplus Bisnis: Rp 1.000.000
▪︎BNI Taplus Pegawai: Sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS)
▪︎BNI Taplus Muda: Tanpa saldo mengendap
▪︎BNI Pandai: Tanpa batasan saldo
▪︎BNI SimPel: Rp 5.000
▪︎BNI Tabunganku: Rp 20.000
BNI Taplus Bisnis menjadi produk dengan saldo minimum tertinggi di BNI, sementara beberapa produk seperti Taplus Muda dan BNI Pandai menawarkan fleksibilitas tanpa saldo mengendap.
Penting untuk Diperhatikan
Nasabah disarankan untuk:
Memastikan saldo tidak turun di bawah batas minimum.
Memahami ketentuan biaya administrasi dan denda rekening pasif.
Memilih produk tabungan sesuai kebutuhan transaksi dan profil keuangan.
Dengan memahami aturan saldo minimum, nasabah dapat menghindari pemotongan otomatis yang berpotensi mengurangi dana di rekening secara perlahan tanpa disadari.
Pastikan selalu mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi masing-masing bank sebelum membuka rekening atau melakukan perubahan produk tabungan. (Red)









