Home / Terpopuler / Pompa Polder Kalimati Meledak Saat Banjir, Pemkot Bekasi Bergerak Cepat Kerahkan Pompa Cadangan

Pompa Polder Kalimati Meledak Saat Banjir, Pemkot Bekasi Bergerak Cepat Kerahkan Pompa Cadangan

Kota Bekasi, sidikbangsa.com — Upaya penanggulangan banjir di Kota Bekasi sempat terkendala setelah satu unit mesin pompa air di Polder Kalimati, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, mengalami kebakaran hingga tidak dapat dioperasikan. Insiden tersebut terjadi di tengah kondisi banjir yang melanda 15 titik di tujuh kecamatan di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan bahwa pompa tersebut baru diaktifkan pada pukul 02.00 WIB untuk mengantisipasi luapan air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak Rabu sore (28/1/2026). Namun, pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, mesin pompa tiba-tiba mengalami ledakan.

“Pompa ini baru kita nyalakan dini hari sekitar jam dua. Tapi tadi sekitar jam sepuluh pagi terjadi ledakan, sehingga satu unit pompa hari ini tidak bisa digunakan,” ujar Tri saat meninjau langsung lokasi kejadian, Kamis (29/1/2026).

Tri menjelaskan, peningkatan debit air Kali Bekasi sudah terpantau sejak Rabu sore. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bekasi langsung menaikkan status siaga tiga serta menyampaikan peringatan dini kepada warga di wilayah-wilayah rawan banjir.

“Kalau tidak kita bantu dengan pompanisasi, dampaknya bisa cukup besar. Ini masuk DAS Rawalumbu, mulai dari Jembatan 1 sampai Jembatan 9,” jelasnya.

Merespons cepat kerusakan pompa, Pemkot Bekasi segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC). Satu unit pompa portabel tambahan langsung dikerahkan untuk menggantikan pompa yang rusak, disertai kesiapan kendaraan operasional guna mempercepat proses pengendalian air.

“Kita bergerak cepat bersama BBWSCC. Pompa portable tambahan langsung disiapkan, kendaraan juga kita siagakan,” tegas Tri.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, membenarkan bahwa pihak BBWSCC telah menurunkan tim teknisi ke lokasi untuk menangani kerusakan pompa di Polder Kalimati.

“Kami langsung minta teknisi turun dan juga meminta dukungan suku cadang tambahan untuk perbaikan,” ujarnya.

Idi menambahkan, koordinasi antara Pemkot Bekasi dan BBWSCC sebenarnya telah dilakukan sejak malam sebelumnya. Bahkan, Kepala BBWSCC yang membawahi wilayah Kali Bekasi turut turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi terkini.

“Komunikasi sudah berjalan intens. Kami saling mendukung agar penanganan banjir tetap optimal,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi lanjutan, DBMSDA Kota Bekasi juga telah menyiagakan sejumlah pompa portabel yang siap diterjunkan ke titik-titik rawan genangan apabila dibutuhkan.

Sebagai informasi, hingga kini proses perbaikan pompa di Polder Kalimati masih berlangsung. Pemerintah Kota Bekasi memastikan pengendalian banjir tetap berjalan dengan memaksimalkan penggunaan pompa cadangan guna mencegah meluasnya genangan air di wilayah terdampak. (Redaksi)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *