Home / Daerah / Nuroji Sosialisasikan Program MBG di Depok, Tegaskan Tak Pangkas Anggaran Pendidikan

Nuroji Sosialisasikan Program MBG di Depok, Tegaskan Tak Pangkas Anggaran Pendidikan

Depok, sidikbangsa.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan sebagai langkah strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Sosialisasi terbaru digelar di SMKS Wisata Harmas, Kota Depok, Jumat (27/2), dengan menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Nuroji.

Dalam kegiatan tersebut, Nuroji menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program pembagian makanan gratis, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

“Program MBG bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat serta tujuan jangka panjangnya. Kita ingin membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Program MBG menyasar anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Selain memenuhi kebutuhan gizi seimbang, program ini juga dirancang untuk menekan angka stunting dan membantu meringankan beban keluarga berpenghasilan rendah.

Bantah Isu Pangkas Anggaran Pendidikan

Dalam pemaparannya, Nuroji turut meluruskan isu yang berkembang di masyarakat terkait anggaran pendidikan. Ia menegaskan bahwa anggaran MBG tidak mengurangi alokasi dana pendidikan.

“Anggaran MBG tidak memotong anggaran pendidikan. Justru anggaran pendidikan dari tahun ke tahun terus meningkat. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran sebagian pihak yang menilai program ini berpotensi mengganggu sektor pendidikan.

Tantangan dan Narasi Negatif

Nuroji juga mengakui adanya tantangan dalam pelaksanaan MBG di lapangan, termasuk munculnya narasi negatif yang berupaya memengaruhi opini publik agar menolak program tersebut.

“Di lapangan memang ada tantangan, termasuk adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan narasi negatif agar program ini ditolak oleh masyarakat maupun yayasan pendidikan,” ungkapnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan MBG, tanpa memandang latar belakang ekonomi.

“Saya menghimbau seluruh masyarakat untuk mendukung program ini demi kepentingan masa depan anak-anak kita, meskipun merasa secara ekonomi masih mampu,” tambahnya.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi momentum edukasi sekaligus penguatan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang di lingkungan sekolah. Dengan dukungan masyarakat, Program MBG diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *