Jakarta, sidikbangsa.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil perkasa hingga penutupan perdagangan sesi pertama, Kamis (23/7/2026). Bursa saham domestik ditutup menguat signifikan di tengah sentimen positif yang mendorong seluruh sektor bergerak di zona hijau.
Berdasarkan data RTI, IHSG melonjak 1,51 persen atau naik ke level 6.430,15. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga mencatat kenaikan 0,98 persen ke posisi 638,75, menandakan penguatan terjadi tidak hanya pada saham lapis kedua, tetapi juga pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Sepanjang sesi pertama perdagangan, IHSG sempat bergerak di kisaran 6.338,24 sebagai level terendah hingga menyentuh 6.437,20 sebagai level tertinggi.
Penguatan indeks didorong oleh dominasi saham yang berada di zona hijau. Tercatat 450 saham menguat, 166 saham melemah, dan 177 saham bergerak stagnan.
Aktivitas transaksi juga terbilang ramai. Total volume perdagangan mencapai 34,8 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp11,9 triliun. Sementara itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp17.888.
Dari sisi sektoral, seluruh indeks sektor mencatat penguatan. Sektor properti menjadi motor utama dengan lonjakan 4,46 persen, diikuti sektor energi yang menguat 4,32 persen.
Selanjutnya, sektor teknologi naik 2,83 persen, basic materials menguat 2,71 persen, industri bertambah 2,36 persen, serta consumer non-siklikal naik 2,21 persen.
Penguatan juga terjadi pada sektor transportasi sebesar 1,93 persen, infrastruktur 1,58 persen, consumer siklikal 1,02 persen, keuangan 0,22 persen, dan kesehatan yang naik tipis 0,11 persen.
Di jajaran saham aktif, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi salah satu bintang perdagangan. Saham BUMI melonjak 15,48 persen ke level Rp194 per saham setelah sempat menyentuh harga tertinggi Rp196. Nilai transaksi saham BUMI mencapai sekitar Rp1,2 triliun dengan frekuensi perdagangan lebih dari 110 ribu kali, mencerminkan tingginya minat investor.
Sementara itu, saham PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) melesat 9,09 persen ke level Rp24 per saham.
Adapun saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menguat 0,72 persen menjadi Rp6.950 per saham, sedangkan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) naik 3,48 persen ke posisi Rp505 per saham.
Penguatan serentak di seluruh sektor menunjukkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek pasar modal domestik. Jika sentimen positif mampu bertahan hingga penutupan perdagangan, IHSG berpeluang melanjutkan tren penguatan dan menguji level resistensi berikutnya. (Red)









