Beranda / Daerah / Proyek Air Bersih Rp500 Juta di Dairi Disorot, Ratusan KK di Sukandebi Belum Nikmati Aliran Air

Proyek Air Bersih Rp500 Juta di Dairi Disorot, Ratusan KK di Sukandebi Belum Nikmati Aliran Air

DAIRI, sidikbangsa.com – Proyek pemasangan pipa air bersih di Desa Sukandebi, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menuai sorotan tajam. Meski menelan anggaran sekitar Rp500 juta dari APBD Kabupaten Dairi, sebagian warga justru belum merasakan manfaat dari proyek tersebut.

Sedikitnya satu lorong atau dari 4 Dusun Desa Sukadobi hanya Dusun 1 tidak mengalir airnya, yang dihuni sekitar kurang lebih 100 kepala keluarga (KK) dilaporkan hingga kini belum mendapatkan aliran air bersih. Kondisi ini memicu keluhan dan kekecewaan warga terhadap pelaksanaan proyek yang dinilai tidak maksimal.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa persoalan ini telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah desa hingga instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU-BMSDA) Kabupaten Dairi. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang jelas.

“Sudah kami sampaikan ke desa dan juga ke dinas terkait, tapi belum ada respon. Seolah-olah didiamkan,” ujar tokoh masyarakat tersebut.

Warga menilai kontraktor pelaksana proyek tidak bekerja secara profesional sehingga distribusi air tidak merata. Mereka pun mendesak Pemerintah Kabupaten Dairi untuk segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.

Tak hanya itu, warga juga meminta Bupati Dairi memberikan sanksi tegas kepada Kepala Dinas BMSDA jika terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya. Bahkan, sejumlah warga menilai pencopotan jabatan perlu dipertimbangkan sebagai bentuk tanggung jawab.

“Kami hanya ingin hak kami sebagai masyarakat terpenuhi. Air bersih adalah kebutuhan dasar,” ungkap salah satu warga.

Jika tidak ada penyelesaian dalam waktu dekat, warga menyatakan akan membawa persoalan ini ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dairi untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Dairi belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan tersebut. (Pas/Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *