OKU Timur, sidikbangsa.com – Ratusan jamaah dari berbagai desa memadati Pondok Pesantren Al Falah, Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Rabu (14/1/2026). Mereka hadir untuk mengikuti kegiatan Dzikrul Ghofilin dalam rangka Haul Masyayikh Al Falah Ploso ke-7, sebuah agenda keagamaan yang sarat makna spiritual dan kebersamaan.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa bersama untuk mengenang jasa dan keteladanan ulama kharismatik KH Ahmad Dimyathi Dahlan, sosok yang dikenal luas atas dedikasi dan perjuangannya dalam mengembangkan pendidikan pesantren serta menyebarkan dakwah Islam yang damai, sejuk, dan rahmatan lil alamin.
Sejak pukul 08.00 WIB, jamaah telah memadati area pondok pesantren. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan-sambutan, sholawat Nabi Muhammad SAW, dzikir bersama (Dzikrul Ghofilin), doa, hingga penutup. Sepanjang kegiatan, jamaah tampak khusyuk dan larut dalam suasana religius yang penuh kekhidmatan.
Haul ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat. Tampak hadir Camat Buay Madang Timur yang diwakili Kasi PMD Edi, Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo, S.H., M.H., para pimpinan pondok pesantren di wilayah sekitar, Kepala Desa Sumber Mulyo Haryono, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, jamaah Muslimat, serta masyarakat umum.
Usai rangkaian utama, acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Agus H. Sabuth Panoto Projo dari Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur. Dalam tausiyahnya, penceramah menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia, keikhlasan, dan semangat juang para ulama dalam membangun umat, menjaga persatuan, serta merawat nilai-nilai kebangsaan.
Sementara itu, Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo menyampaikan bahwa kehadiran jajaran Polri merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat sekaligus untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 12.30 WIB,” ujarnya.
Haul Masyayikh Al Falah Ploso ke-7 ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mempererat ukhuwah islamiyah, melestarikan tradisi keilmuan pesantren, serta memperkokoh nilai-nilai persatuan bangsa melalui pendekatan keagamaan yang damai dan menyejukkan. (Red)









