Banyuasin – Sidikbangsa. Com – Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan, menuju Pelabuhan Tanjung Kalian terpantau ramai namun tetap lancar selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun mendorong lonjakan volume kendaraan dan penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Bangka.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (27/12), puluhan kendaraan roda dua hingga roda empat terlihat memadati area pintu masuk pelabuhan sejak pagi hari. Kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan pribadi milik pemudik dan wisatawan, serta angkutan logistik yang tetap beroperasi untuk menjaga distribusi barang antarwilayah.
Meski terjadi peningkatan jumlah kendaraan, arus penyeberangan terpantau tertib dan tidak menimbulkan antrean panjang. Petugas pelabuhan bersama aparat gabungan melakukan pengaturan lalu lintas di area dermaga serta memastikan proses bongkar muat kendaraan berjalan sesuai jadwal. Kapal penyeberangan juga dioperasikan secara optimal guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode libur Nataru.
Salah seorang pengguna jasa penyeberangan, Sinta, mengaku hendak kembali ke Bangka setelah menghabiskan waktu liburan bersama keluarga di Palembang. Ia menilai pelayanan di pelabuhan berjalan cukup baik meski jumlah penumpang meningkat signifikan. “Kami liburan beberapa hari di Palembang, sekarang mau pulang ke Bangka. Alhamdulillah antrean masih lancar dan petugas cukup sigap,” ujarnya.
Peningkatan arus penyeberangan ini dinilai sebagai dampak positif dari tingginya pergerakan masyarakat pada momentum libur panjang akhir tahun. Selain sektor pariwisata, aktivitas penyeberangan juga berperan penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik antara Sumatera Selatan dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pihak pengelola pelabuhan menyatakan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga kelancaran operasional, mulai dari pengaturan jadwal kapal, pemeriksaan keselamatan penumpang dan kendaraan, hingga pengawasan di area pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan penyeberangan tetap aman, nyaman, dan terkendali hingga berakhirnya masa libur Natal dan Tahun Baru 2026.(Red)









