Home / Nasional / Mendes Dorong MBG Serap Produk Lokal, Ekonomi Desa Diharapkan Tumbuh

Mendes Dorong MBG Serap Produk Lokal, Ekonomi Desa Diharapkan Tumbuh

Cirebon —Sidikbangsa.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mendorong agar bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depan wajib menggunakan produk lokal yang berasal dari desa. Kebijakan ini dinilai penting tidak hanya untuk menjamin pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai langkah nyata pemerintah dalam menggerakkan roda perekonomian desa.

Menurut Yandri, pemerintah saat ini tengah menyiapkan regulasi yang akan mengatur penyediaan bahan baku MBG agar diprioritaskan dari petani, peternak, dan nelayan lokal, khususnya desa-desa yang berada di sekitar Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dengan aturan tersebut, desa diharapkan tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subjek utama yang merasakan langsung manfaat program nasional.

Ia menegaskan, desa memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan yang selama ini belum sepenuhnya terserap secara optimal. Melalui MBG, hasil produksi desa dapat tersambung langsung dengan kebutuhan pangan berskala nasional, sehingga menciptakan pasar yang pasti bagi masyarakat desa.

“Program MBG ini bukan sekadar soal makan bergizi, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ketahanan pangan desa dan peningkatan pendapatan warga. Jika bahan bakunya berasal dari desa, maka uang negara akan berputar di desa dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Yandri.

Lebih lanjut, Yandri menilai kebijakan ini juga akan mendorong desa untuk meningkatkan kualitas dan kontinuitas produksi pangan. Dengan adanya permintaan yang stabil, petani dan peternak diharapkan lebih bersemangat dalam berproduksi, sekaligus meningkatkan standar mutu hasil pertanian dan peternakan mereka.

Langkah tersebut sejalan dengan agenda pembangunan yang dijalankan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, yang menekankan pentingnya kemandirian desa, penguatan ekonomi lokal, serta pemerataan manfaat pembangunan hingga ke pelosok. Pemerintah berharap, melalui sinergi program MBG dan potensi desa, ketahanan pangan nasional semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat desa dapat meningkat secara berkelanjutan.(Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *