Home / Internasional / Iran Klaim Drone IRGC Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln, AS Sebut Serangan Tak Mendekati Target

Iran Klaim Drone IRGC Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln, AS Sebut Serangan Tak Mendekati Target

“Di tengah eskalasi perang, AS mengaku telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal Iran.”

Jakarta, sidikbangsa.com – Ketegangan militer antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel kembali meningkat. Televisi pemerintah Iran pada Kamis (5/3) mengklaim bahwa drone yang diluncurkan oleh pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) berhasil menabrak kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln (CVN-72).

Namun, laporan tersebut tidak disertai rincian lebih lanjut mengenai lokasi maupun dampak serangan. Klaim tersebut pertama kali disampaikan oleh media pemerintah Iran dan dikutip oleh kantor berita Agence France-Presse (AFP).

Sebelumnya, Garda Revolusi Iran juga pernah mengklaim serangan terhadap kapal induk Amerika tersebut. Akan tetapi, pihak United States Department of Defense (Pentagon) membantah klaim tersebut dan menyebut rudal yang diluncurkan Iran bahkan tidak mendekati sasaran.

Iran Siap Hadapi Invasi Darat

Di tengah eskalasi konflik, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa negaranya siap menghadapi kemungkinan invasi darat oleh musuh-musuhnya.

Dalam wawancara dengan NBC News, Araghchi memperingatkan bahwa langkah tersebut justru akan menjadi bencana bagi pihak yang menyerang Iran.

“Kami sedang menunggu mereka,” kata Araghchi.

“Kami yakin dapat menghadapi mereka dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka,” tambahnya, merujuk pada kemungkinan operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutunya.

AS Klaim Tenggelamkan 30 Kapal Iran

Sementara itu, militer Amerika Serikat mengklaim telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal milik Iran sejak konflik bersenjata meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Klaim tersebut disampaikan oleh Laksamana Brad Cooper, kepala United States Central Command (CENTCOM) yang bertanggung jawab atas operasi militer AS di kawasan Timur Tengah.

“Sekarang kita telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal, dan dalam beberapa jam terakhir kami juga telah menghantam kapal induk drone Iran, kira-kira seukuran kapal induk pada era Perang Dunia II. Saat ini kapal itu terbakar,” ujar Cooper dalam konferensi pers.

Ia juga mengklaim intensitas serangan Iran mulai menurun secara signifikan sejak hari pertama konflik.

Menurutnya, serangan rudal balistik Iran telah turun hingga 90 persen, sementara serangan drone berkurang sekitar 83 persen dibandingkan awal konflik.

Serangan Dimulai Sejak 28 Februari

Eskalasi konflik meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran sejak 28 Februari lalu. Serangan tersebut memicu respons dari Teheran yang menembakkan drone dan rudal ke berbagai target di kawasan Timur Tengah.

Situasi ini memicu kekhawatiran internasional akan meluasnya konflik regional yang melibatkan kekuatan militer besar di kawasan tersebut. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *