Home / Daerah / Banjir Rendam 17 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Lebih dari 11 Ribu KK Terdampak

Banjir Rendam 17 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Lebih dari 11 Ribu KK Terdampak

Kabupaten Bekasi, Sidikbangsa.com – Banjir besar melanda Kabupaten Bekasi pada Sabtu, 20 Februari 2021. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat sedikitnya 17 kecamatan dan 40 desa terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 150 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengatakan banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi serta meluapnya sejumlah aliran sungai.

“Banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi disertai meluapnya beberapa sungai. Saat ini kami fokus pada evakuasi warga dan penanganan darurat,” ujar Henri, Sabtu (20/2/2021).

Henri menyebutkan, hingga pukul 11.00 WIB, jumlah warga terdampak mencapai 11.628 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 82 titik banjir. BPBD bersama tim gabungan telah mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman serta menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air mineral, dan kebutuhan darurat lainnya.

Selain hujan deras, banjir dipicu meluapnya sejumlah sungai besar, di antaranya Sungai Cijambe, Kali Sadang, Kali Bekasi, Kali Cibeet, Kali Cilemahabang, dan Sungai Citarum.

Adapun kecamatan yang terdampak meliputi Tambun Selatan, Cibitung, Setu, Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, Cibarusah, Cikarang Utara, Sukawangi, Muaragembong, Serang Baru, Cikarang Timur, Cikarang Barat, Babelan, Sukakarya, Tambun Utara, Kedungwaringin, dan Pebayuran.

BPBD Kabupaten Bekasi juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti Polres, Kodim, perangkat daerah, Basarnas, PMI, serta relawan kebencanaan untuk mempercepat proses evakuasi dan pertolongan.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera melakukan evakuasi mandiri apabila debit air terus meningkat demi keselamatan bersama,” tegas Henri.

Hujan Deras Semalaman, 11 Titik di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir, Warga Mulai Mengungsi

Kabupaten Bekasi Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik, Minggu (18/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menyebutkan warga mulai mengungsi akibat genangan air yang semakin tinggi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah pengungsi dan warga terdampak.

“Ada warga yang mengungsi, namun masih dalam proses pendataan. Saat ini kami fokus pada evakuasi dan identifikasi kebutuhan di lapangan,” ujar Dodi saat dihubungi.

Berdasarkan data sementara BPBD, sedikitnya 11 titik wilayah di Kabupaten Bekasi terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi, bahkan mencapai 200 sentimeter di beberapa lokasi.

Berikut daftar wilayah terdampak:

Kampung Poncol, Desa Tanjungsari, Cikarang Utara – 150 cm

Kali Ulu, Desa Karang Raharja, Cikarang Utara – 200 cm

Perumahan Setia Mekar, Tambun Selatan – 100 cm

Kartika Wanasari, Cibitung – 80 cm

Perum PNR, Karang Bahagia – 70 cm

Babelan Kota, Kecamatan Babelan – 80 cm

Kampung Parung Lesang, Desa Pasirranji, Cikarang Pusat – 100 cm

Desa Sriamur, Tambun Utara

Desa Bojongsari, Kedungwaringin

Green Residence, Desa Karang Satria, Tambun Utara

Kampung Kalendrowak, Desa Karangsari, Cikarang Timur – 100 cm

BPBD Kabupaten Bekasi mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, serta segera mengungsi ke tempat aman jika ketinggian air terus bertambah. (Redaksi)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *