Beranda / Daerah / Air Bersih Tak Kunjung Mengalir, Warga Dusun 1 Sukandebi Kecewa Bertahun-tahun

Air Bersih Tak Kunjung Mengalir, Warga Dusun 1 Sukandebi Kecewa Bertahun-tahun

Dairi, sidikbangsa.com – Kekecewaan mendalam dirasakan warga Dusun 1, Desa Sukandebi, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Selama bertahun-tahun, mereka menanti aliran air bersih yang dijanjikan melalui proyek pipanisasi, namun hingga kini tak kunjung mengalir ke rumah-rumah warga.

Ironisnya, proyek penyediaan air bersih tersebut diketahui telah rampung sejak beberapa tahun lalu dengan anggaran mencapai Rp500 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dairi. Program itu dirancang untuk menjangkau empat dusun di Desa Sukandebi.

Namun fakta di lapangan menunjukkan ketimpangan. Tiga dusun lainnya telah menikmati aliran air bersih, sementara Dusun 1 yang dihuni sekitar 100 kepala keluarga (KK) justru belum tersentuh layanan tersebut.

Warga mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab tidak mengalirnya air bersih ke wilayah mereka. Ketidakjelasan informasi ini semakin memperparah rasa kecewa yang telah lama terpendam.

“Sudah bertahun-tahun kami menunggu. Tapi sampai sekarang air bersih itu tidak pernah sampai ke rumah kami. Kami tidak tahu apa masalahnya,” ujar salah seorang warga.

Kondisi ini membuat warga Dusun 1 hanya bisa pasrah, meski kebutuhan akan air bersih merupakan hal mendasar dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Sukandebi, Filistar Sitanggang, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya telah berulang kali melaporkan persoalan tersebut kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat. Namun hingga kini, laporan tersebut belum mendapatkan respons.

“Kami sudah menyampaikan laporan ke PDAM, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut,” ujarnya.

Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Dairi, khususnya Bupati, untuk turun langsung ke lokasi guna melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Mereka berharap ada solusi konkret atas persoalan yang telah berlangsung lama ini.

Tak hanya itu, warga juga mengancam akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran ke kantor DPRD Kabupaten Dairi jika dalam waktu dekat tidak ada penyelesaian.

“Kami sudah sepakat, kalau tidak ada kejelasan, kami akan demo ke DPRD. Kami minta komisi terkait turun tangan. Sebelum ada jawaban pasti dari Ketua DPRD, kami tidak akan pulang,” tegas warga lainnya.

Selain itu, warga juga mempertanyakan sikap PDAM Tirta Nciho Sidikalang yang dinilai tidak merespons laporan dari pemerintah desa. Mereka berharap instansi terkait segera memberikan penjelasan sekaligus langkah nyata agar hak dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi. (Redaksi)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *