Home / Internasional / 100 Jam Mengguncang Iran: AS–Israel Hantam 2.000 Target, Teheran Balas 500 Rudal dan 2.000 Drone

100 Jam Mengguncang Iran: AS–Israel Hantam 2.000 Target, Teheran Balas 500 Rudal dan 2.000 Drone

Washington, sidikbangsa.com – Amerika Serikat dan Israel melancarkan salah satu kampanye udara terbesar dalam sejarah militer modern dengan menghantam lebih dari 2.000 target di Iran hanya dalam 100 jam pertama operasi.

Dilaporkan AviationA2Z.com (4/3/2026), Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Brad Cooper menyebut skala serangan ini hampir dua kali lebih besar dibandingkan gelombang awal operasi udara AS dalam Perang Irak 2003.

Operasi tersebut melibatkan lebih dari 200 pesawat tempur yang didukung dua kapal induk AS di kawasan. Target utama serangan adalah infrastruktur rudal, sistem pertahanan udara, pabrik drone, serta fasilitas militer Iran, termasuk di sekitar Bandara Internasional Imam Khomeini di Teheran.

Serangan ini juga mencatat sejarah dengan pengerahan tiga pengebom strategis AS secara bersamaan, yakni B-2 Spirit untuk menghantam fasilitas rudal tersembunyi, B-1B Lancer untuk serangan presisi berdaya hancur besar, dan B-52 Stratofortress yang difokuskan pada fasilitas komando dan kontrol militer Iran.

Cooper menyebut misi tersebut sebagai “serangan bedah tanpa perlawanan”, mengindikasikan bahwa sebagian besar sistem pertahanan udara Iran berhasil dilumpuhkan sehingga ruang udara negara itu didominasi kekuatan AS dan Israel.

Selain target darat, operasi juga menghantam kekuatan laut Iran. Militer AS mengklaim telah menghancurkan 17 kapal angkatan laut Iran, termasuk satu-satunya kapal selam operasional negara itu serta kapal induk drone Shahid Bagheri.

Serangan juga menampilkan penggunaan sistem tempur tak berawak baru LUCAS (Low-cost Unmanned Combat Attack System) yang dirancang berdasarkan konsep drone kamikaze Shahed-136 buatan Iran.

Sementara itu, pasukan AS masih melakukan operasi “dynamic targeting” untuk memburu peluncur rudal balistik mobile Iran yang masih aktif.

Iran Balas Serangan

Pemerintah Iran mengecam serangan tersebut sebagai agresi yang melanggar hukum internasional dan memperingatkan akan memberikan “harga mahal” kepada Amerika Serikat dan Israel.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan besar-besaran. Menurut data militer AS, Teheran telah menembakkan lebih dari 500 rudal balistik dan sekitar 2.000 drone ke berbagai target di kawasan sejak operasi dimulai.

Iran juga memperingatkan bahwa konflik yang meningkat ini berpotensi meluas ke seluruh kawasan Timur Tengah. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *