Home / Daerah / Gudang BBM Ilegal Meledak di Muara Enim, Warga Tuding Ada Pembiaran Aparat

Gudang BBM Ilegal Meledak di Muara Enim, Warga Tuding Ada Pembiaran Aparat

Muara Enim, sidikbangsa.com – Sebuah gudang yang berlokasi di Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dilaporkan meledak dan terbakar hebat pada Kamis malam (15/1/2006). Insiden tersebut sontak menghebohkan warga sekitar dan memicu sorotan tajam terhadap dugaan praktik mafia minyak ilegal yang disebut-sebut telah lama beroperasi di lokasi tersebut.

Berdasarkan keterangan warga, gudang yang terbakar itu diduga kuat menjadi tempat penampungan dan pengolahan BBM ilegal. Aktivitas di gudang tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama dan bahkan kerap berpindah-pindah lokasi, namun masih berada dalam wilayah hukum Polsek Gelumbang.

Ironisnya, meski aktivitas tersebut disebut sebagai “rahasia umum”, warga menilai tidak pernah ada tindakan tegas dari aparat kepolisian setempat. Hal ini memunculkan dugaan adanya pembiaran hingga kongkalikong antara pemilik gudang dan oknum Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kami tidak percaya kalau aparat tidak tahu. Gudang BBM ilegal ini sudah lama beroperasi. Kami menduga ada setoran rutin,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga bahkan menyebut nama pemilik gudang yang diduga milik Fajri, warga Desa Putra Selapan, sebagai pihak yang harus segera diperiksa dan diproses secara hukum.

Atas kejadian tersebut, warga mendesak Kapolres Muara Enim dan Kapolsek Gelumbang untuk segera bertindak tegas dengan menyeret pemilik gudang ke hadapan hukum. Mereka juga mengingatkan aparat agar tidak sekadar memberikan pernyataan normatif atau melakukan pembohongan publik.

“Kami minta jangan ada sandiwara hukum. Jangan sampai kasus ini hilang begitu saja setelah api padam,” tegas warga lainnya.

Sementara itu, pihak media mengungkapkan bahwa gudang tersebut sudah berulang kali diberitakan sebelumnya. Bahkan, informasi dan dokumentasi terkait aktivitas gudang diduga BBM ilegal itu telah dikirimkan langsung kepada Kanit Polsek Gelumbang melalui aplikasi WhatsApp. Namun hingga terjadinya ledakan dan kebakaran, tidak terlihat adanya langkah penindakan dari pihak kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, api di lokasi kejadian telah berhasil dipadamkan. Namun demikian, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum pemilik gudang, penyebab pasti kebakaran, maupun dugaan kelalaian pengawasan yang membuat warga sekitar terus diliputi rasa resah dan khawatir. (Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *