Bandung –Sidikbangsa.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir angkat bicara terkait desakan mundur yang disuarakan kelompok suporter Timnas Indonesia, Ultras Garuda. Aspirasi tersebut muncul sebagai bentuk kekecewaan atas performa Timnas maupun dinamika internal federasi.
Ditemui di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Erick menegaskan bahwa kritik dari suporter merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dihargai.
“Dari para suporter itu kan masukan. Kita negara demokrasi, tidak mungkin kami yang diberi amanah hari ini tidak punya kekurangan. Sebagai manusia, pasti banyak kekurangan,” ujar Erick, Minggu (16/11/2025).
Erick mengakui bahwa sejumlah tuntutan suporter, termasuk permintaan transparansi roadmap PSSI, sebenarnya sudah lama disusun dan disosialisasikan. Namun, ia membuka diri jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki maupun disampaikan kembali kepada publik.
“Mengenai permintaan roadmap, kita sudah ada dan sudah lama. Rekan-rekan media pun sebenarnya sudah punya. Tapi mungkin ada yang perlu kita ingatkan kembali,” sambungnya.
Respons Erick ini menjadi perhatian publik, mengingat tekanan dari suporter semakin menguat dalam beberapa pekan terakhir. Ia memastikan PSSI tetap berkomitmen menjalankan pembenahan sepak bola nasional secara bertahap dan terukur.(Red)









